MOHAMMAD ABDI ALMAKTSUR, - (2025) IJTIHAD MAQOSIDI HAKIM DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN DISPENSASI NIKAH DI PENGADILAN AGAMA PROVINSI RIAU STUDI DIREKTORI MAHKAMAH AGUNG. Disertasi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
GABUNGAN DISERTASI KECUALI BAB HASIL - Muhammad Abdi Almaktsur.pdf - Published Version Download (9MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
BAB HASIL - Muhammad Abdi Almaktsur.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (9MB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
PERNYATAAN PUBLIKASI - Muhammad Abdi Almaktsur.pdf - Published Version Download (142kB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK Mohammad Abdi Almaktsur (2025): Ijtihād Maqāṣidī Hakim Dalam Pengambilan Keputusan Dispensasi Nikah Di Pengadilan Agama Propinsi Riau Studi Direktori Putusan Mahkamah Agung Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Ijtihād Maqāṣidī Hakim Dalam Pengambilan Keputusan Dispensasi Nikah Di Pengadilan Agama Propinsi Riau Studi Direktori Putusan Mahkamah Agung. Adapun Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana putusan dispensasi nikah pada Pengadilan Agama yang ada di Provinsi Riau? Bagaimana Pertimbangan hakim dalam putusan dispensasi nikah? Bagaimana implikasi ijtihād maqāṣidi terhadap putusan dispensasi nikah? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat variasi dalam putusan dispensasi nikah, baik yang dikabulkan maupun yang ditolak. Mayoritas permohonan dikabulkan karena alasan sosial dan moral seperti, saling menjalin cinta, adanya hubungan layaknya suami istri hingga kehamilan di luar nikah . Penolakan dilakukan ketika tidak terpenuhi syarat yuridis dan sosiologis, seperti ketidaksiapan mental, ekonomi, dan tidak adanya urgensi yang cukup. Pertimbangan hakim didasarkan pada peraturan perundang-undangan, seperti Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 dan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 5 Tahun 2019 dengan tetap berpedoman pada Undang Undang no 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak, serta memperhatikan aspek psikologis anak, kondisi keluarga, dan lingkungan sosial. Dari sudut pandang ijtihād maqāṣidi, putusanputusan tersebut perlu pendalaman dan pengayaan dalil syar.i, untuk mencerminkan upaya perlindungan terhadap lima maqāṣid al-sharī„ah, khususnya menjaga agama (ḥifẓ al-dīn), jiwa (ḥifẓ al-nafs), dan keturunan (ḥifẓ al-nasl). Pengabulan maupun penolakan permohonan didasarkan pada pertimbangan maslahat dan pencegahan mudarat yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Kata Kunci: Ijtihād Maqāṣidī Hakim, Dispensasi Nikah
| Item Type: | Thesis (Disertasi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Program Pascasarjana > S3 > Hukum Keluarga | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr Eko Syahputra | ||||||||||||
| Date Deposited: | 16 Jun 2025 03:26 | ||||||||||||
| Last Modified: | 16 Jun 2025 03:26 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/88573 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
