SUCI AZHARI, - (2025) PEMENUHAN KEBUTUHAN RUMAH TANGGA OLEH ISTRI BEKERJA DITINJAU DARI MAQASHID AL-SYARI’AH (Studi Di Kelurahan Langgini, Kecamatan Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar). Skripsi thesis, UIN SUSKA.
|
Text (BAB HASIL)
BAB IV PEMBAHASAN - SUCI AZHARI Hukum Keluarga (Akhwal Syaksiyah) S1.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
||
|
Text
GABUNGAN SKRIPSI KECUALI BAB IV - SUCI AZHARI Hukum Keluarga (Akhwal Syaksiyah) S1.pdf Download (3MB) | Preview |
|
|
Text
SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI - SUCI AZHARI Hukum Keluarga (Akhwal Syaksiyah) S1.pdf Download (328kB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK Suci Azhari, (2025): Pemenuhan Kebutuhan Rumah Tangga oleh Istri Bekerja Ditinjau dari Maqashid Al-Syari’ah (Studi di Kelurahan Langgini, Kecamatan Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar) Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pemenuhan kebutuhan rumah tangga yang dijalankan oleh istri yang bekerja. Pada dasarnya suami mempunyai kewajiban utama untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, sedangkan istri mempunyai kewajiban mengatur rumah tangga dengan sebaik-baiknya. Namun, saat ini banyak kasus bahwa perempuan juga ikut mencari nafkah bahkan sebagai pencari utama dalam keluarga. Salah satunya di daerah kelurahan Langgini, di mana terdapat lima keluarga yang istri bekerja untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pelaksanaan pemenuhan kebutuhan rumah tangga oleh istri yang bekerja di Kelurahan Langgini, (2) Tinjauan Maqashid Al-Syari‟ah terhadap pemenuhan kebutuhan rumah tangga oleh istri bekerja di Kelurahan Langgini Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Sumber data penelitian ini adalah wawancara dengan lima keluarga yang istrinya bekerja untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga yang berada di kelurahan Langgini, didukung sumber data skunder yaitu berbagai literatur dan referensi yang relevan seperi buku, jurnal, dan sumber literatur lainnya yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, kelima istri yang ada di Kelurahan Langgini bekerja dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga karena suami mereka mengalami kondisi yang menyebabkan tidak dapat bekerja sehingga tidak mampu mencukupi kebutuhan keluarga. Kedua, Berdasarkan Maqashid al-Syari‟ah bahwa peran istri sebagai pencari nafkah dinilai penting dalam wujud mencegah kemudharatan, menjaga keberlangsungan hidup, melindungi kepentingan dasar seperti agama, jiwa, keturunan dan harta. Dan jika dilihat dari segi ketegori maslahah istri yang bekerja sebagai pencari nafkah termasuk dalam kategori dharuriyah (primer), yang berarti sangat penting untuk kelangsungan hidup keluarga. Keyword: Pernikahan, Hak Kewajiban, Nafkah, Istri Bekerja, Maqashid Al-Syariah
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 300 Ilmu Sosial > 340 Ilmu Hukum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah) | ||||||||||||
| Depositing User: | Gusneli - | ||||||||||||
| Date Deposited: | 12 Jun 2025 05:10 | ||||||||||||
| Last Modified: | 12 Jun 2025 05:11 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/88505 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
