RAHMAD HIDAYAT, - (2025) PENOLAKAN ISTERI ATAS KEHENDAK RUJUK DARI SUAMI PERSPEKTIF MAQASHID AL-SYARI’AH : Studi Desa Sungai Jalau Kabupaten Kampar Riau. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
|
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI RAHMAD HIDAYAT - RAHMAD HIDAYAT.pdf - Published Version Download (5MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
BAB IV - RAHMAD HIDAYAT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
PERNYATAAN - RAHMAD HIDAYAT.pdf Download (566kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena sejumlah istri yang menolak rujuk dari suaminya selama masa iddah, dalam hukum Islam, rujuk merupakan hak suami yang dapat dilakukan selama masa iddah masih berlangsung. Namun, dalam kenyataannya, terdapat istri yang memilih untuk tidak kembali kepada suaminya dan lebih memilih menjalani kehidupan secara mandiri. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana penolakan rujuk oleh istri dapat dibenarkan dalam perspektif Maqashid Al- Syari‟ah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alasanalasan di balik penolakan rujuk oleh istri serta menelaahnya melalui perspektif Maqashid Al-Syari‟ah yang meliputi lima unsur pokok utama yaitu agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Adapun yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah: Apa alasan penolakan isteri atas kehendak rujuk dari suami di Desa Sungai Jalau Kabupaten Kampar Riau? dan bagaimana perspektif Maqashid Al- Syari‟ah terhadap penolakan isteri atas kehendak rujuk dari suami? Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research). Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data utama yaitu data primer yang diperoleh langsung dari lapangan melalui wawancara, sedangkan data sekunder didapatkan dari berbagai literatur seperti buku, jurnal dan karya ilmiah lain yang relevan. Data tersier diperoleh dari internet. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan di lapangan, bahwa telah terjadi penolakan rujuk oleh isteri terhadap suami yang telah mentalaknya. Selanjutnya, kesimpulan penelitian adalah sebagai berikut: Pertama, alasan penolakan isteri dari kehendak rujuk adalah suami meninggalkan kewajiban agama (shalat dan puasa), melakukan kekerasan verbal dan fisik, berselingkuh, abai terhada oendidikan dan kesejahteraan anak, serta lalai dalam memberikan nafkah. Oleh karena itu, keputusan istri untuk menolak rujuk bukan lah tindakan sepihak, tetapi bentuk perlindungan diri, anak, dan keluarga dari kerusakan yang lebih besar . Kedua, penolakan atas kehendak rujuk suami dalam perspektif Maqashid Al-Syari‟ah dapat dibenarkan apabila tujuan istri untuk menghindari kemafsadatan yang akan menimpa dirinya jika ia rujuk kembali. Kata Kunci: Penolakan, Hak Isteri, Rujuk, Maqashid Al-Syari‟ah,
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah) | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr. doni s | ||||||||||||
| Date Deposited: | 04 Jun 2025 08:08 | ||||||||||||
| Last Modified: | 04 Jun 2025 08:08 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/88369 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
