MUHAMMAD SAYID ALTOF, - (2025) TINJAUAN FIQIH MUAMALAH TERHADAP JUAL BELI SALAM PADA ANAK KERBAU DALAM KANDUNGAN (Studi Desa Rantau Bais Kec. Tanah Putih Kab. Rokan Hilir). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
|
Text (BAB GABUNGAN)
TANPA BAB V - MUHAMMAD SAYID ALTOF Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) S1.pdf - Published Version Download (3MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
PEMBAHASAN - MUHAMMAD SAYID ALTOF Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) S1.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (663kB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
CamScanner 03-06-2025 17.24 - MUHAMMAD SAYID ALTOF Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) S1.pdf - Published Version Download (564kB) | Preview |
Abstract
Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh permasalahan dalam jual beli salam pada anak kerbau dalam kandungan, di Desa Rantau Bais. Masalah ini muncul karena adanya jual beli anak kerbau yang masih dalam kandungan. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana praktik jual beli salam pada anak kerbau dalam kandungan dan Bagaimana tinjauan fiqih muamalah terhadap jual beli salam pada anak kerbau dalam kandungan. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui praktik jual beli salam pada anak kerbau dalam kandungan dan untuk mengetahui tinjauan fiqih muamalah terhadap jual beli salam pada anak kerbau dalam kandungan. Pada penelitian ini, penulis menggunakan jenis penelitian lapangan (field research). Adapun yang menjadi subjek penelitian ini adalah penjual dan pembeli anak kerbau. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 8 orang penjual dan 12 orang pembeli anak kerbau dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 5 orang penjual dan 5 pembeli anak kerbau.Sumber data penelitiaan ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Adapun metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian data tersebut dianalisa menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah Dalam praktik jual beli anak kerbau dalam kandungan yang terjadi di desa Rantau Bais yaitu penjual anak kerbau dalam kandungan menawarkan kepada pembeli kerbau dalam keadaan bunting, maka pembeli mengecek ke lokasi dan melihat indukan kerbau yang ingin dijual, dan disana terjadilah penawaran harga dengan kesepakatan harga dan menentukan waktu penyerahan anak kerbau antara penjual dan pembeli, maka berlangsunglah akad jual beli salam tersebut sesuai kesepakatan bersama. Dalam tinjauan fiqih muamalah, praktik jual beli salam pada anak kerbau yang masih dalam kandungan di desa Rantau Bais telah memenuhi sebagian rukun transaksi, yaitu adanya objek yang dipesan. Namun, syarat sah jual beli salam tidak terpenuhi karena objek jual beli tidak jelas bentuk, jenis, dan kualitasnya. Praktik ini termasuk jual beli ḥabal al-ḥabalah yang mengandung unsur gharar dan dilarang dalam Islam. Oleh karena itu, praktik ini tidak dibolehkan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Syari'ah | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr. doni s | ||||||||||||
| Date Deposited: | 04 Jun 2025 04:19 | ||||||||||||
| Last Modified: | 04 Jun 2025 04:19 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/88347 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
