Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

TRADISI MA’ANTAU DALAM PERNIKAHAN ADAT MELAYU OCU DI DESA SUNGAI JALAU KECAMATAN KAMPAR UTARA KABUPATEN KAMPAR

YOSSI ADILA, - (2025) TRADISI MA’ANTAU DALAM PERNIKAHAN ADAT MELAYU OCU DI DESA SUNGAI JALAU KECAMATAN KAMPAR UTARA KABUPATEN KAMPAR. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI FULL - Yossi Adila.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img] Text (BAB HASIL)
HASIL DAN PEMBAHASAN - Yossi Adila.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (713kB)
[img]
Preview
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
img20250604_09505636 - Yossi Adila.pdf - Published Version

Download (105kB) | Preview

Abstract

Penelitian yang berjudul Tradisi Ma‟antau dalam Adat Pernikahan Melayu Ocu di Desa Sungai Jalau, Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar yang dilatar belakangi oleh sebuah fenomena bahwa ma‟antau itu menjadi tradisi yang cukup kental dan masih dipakai hingga saat ini. Tradisi ma‟antau ini mengatur bahwa pasangan pengantin yang telah melangsungkan akad nikah belum diperbolehkan tinggal serumah sebelum dilaksanakannya prosesi ma‟antau. Itu sebagai bentuk penghormatan kepada keluarga perempuan serta masa adaptasi bagi pengantin. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini ada dua, yaitu: Bagaimana praktik tradisi Ma‟antau dilaksanakan dalam rangkaian pernikahan adat melayu ocu di Desa Sungai jalau Kecamatan Kampar Utara Kabupaten Kampar.Apa saja nilai-nilai yang terdapat dalam tradisi Ma‟antau yang dilaksanakan dalam rangkaian pernikahan melayu ocu di Desa sungai jalau Kecamatan Kampar Utara Kabupaten Kampar. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tradisi ma‟antau dimulai dari musyawarah adat, prosesi pengantaran pengantin laki-laki ke rumah perempuan, penyerahan tepak sebagai simbol tanggung jawab, pelaksanaan basiacuong, doa bersama, dan makan bersama. Setelah itu, barulah pasangan diperbolehkan tinggal serumah. Sedangkan nilai- nilai yang terdapat dalam tradisi ma‟antau itu adalah tanggung jawab, kesabaran, ketaatan pada arahan tetua adat, silaturahmi, kesopanan, penghormatan terhadap adat, penghormatan terhadap orang tua dan sesepuh, religiusitas, kearifan lokal. Kata Kunci: Tradisi Ma‟antau, Adat Pernikahan Melayu Ocu, Nilai- nilai tradisi ma‟antau, Desa Sungai Jalau.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorKhotima, -2016087401khotimah@uin-suska.ac.id
Thesis advisormuhammad Yasir, -2006017802m.yasir@uin-suska.ac.id
Subjects: 000 Karya Umum > 001 Ilmu Pengetahuan
000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Studi Agama-Agama
Depositing User: Mr. doni s
Date Deposited: 04 Jun 2025 03:58
Last Modified: 04 Jun 2025 03:58
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/88323

Actions (login required)

View Item View Item