AHMAD FARHAN, - (2025) TRADISI PERNIKAHAN DI DESA KUOK KECAMATAN KUOK KABUPATEN KAMPAR PERSPEKTIF HUKUM ISLAM. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text
SKRIPSI AHMAD FARHAN.pdf Download (5MB) | Preview |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK Ahmad Farhan (2025): Tradisi Pernikahan Di Desa Kuok Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar Perspektif Hukum Islam Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya tradisi pernikahan di desa Kuok yang berbeda dengan desa lain. ini terdapat beberapa tahapan yang dilalui, tahapan tersebut dimulai dari menyuluh/merisik, bakampung menerima pinangan, meminang, bakampung bagholek, dan bagholek. Pada adat bagholek ini terdapat beberapa tahapan yang pertama pengucapan ijab dan qobul, berarak-arak, dan yang terakhir basiacung. Dari berbagai upacara adat di atas mengandung unsur anjuran dalam Islam untuk dilaksanakan dalam sebuah perkawinan bagi umat Muslim, hanya saja nama penyebutannya berbeda. Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana praktik walimatul „urs di desa Kuok kecamatan Kuok kabupaten Kampar?, dan apa faktor-faktor yang mempengaruhi praktik walimatul „urs di desa Kuok kecamatan Kuok kabupaten Kampar? Serta bagaimana perspektif hukum Islam terhadap praktik walimatul „ursy di desa Kuok kecamatan Kuok kabupaten Kampar? Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan analisis deskriftif kualitatif. Lokasi penelitian ini berada di desa Kuok kecamatan Kuok kabupaten Kampar. Sumber data yang digunakan adalah data primer berupa hasil observasi dan wawancara dilapangan yakni 1 orang budayawan di Desa Kuok, 2 orang kepala suku, 1 orang tokoh masayarat, 1orang cadiok pandai, 1 orang tertua di Desa Kuok, 2 orang masyarakat desa Kuok. Data sekunder berupa jurnal hukum, artikel hukum yang berkaitan dengan tema. Informan dalam penelitian ini berjumlah delapan informan, selanjutnya data diolah dan dianalisis secara deskriptif kualitatif, sehingga menghasilkan penelitian ilmiah yang dapat dipertanggung jawabkan. Dari hasil penelitian menjelaskan bahwasanya praktik walimatul „urs di Desa Kuok masih berjalan seperti biasanya. Praktek walimatul „urs di Desa Kuok ini sudah sesuai dengan ajaran Islam. Hanya berbeda pada penyebutannya saja. Dari tradisi walimatul „urs di Desa Kuok selama ini, masih ada yang menyalahi aturan agama, seperti berlebih-lebihan dalam masalah makanan dan biaya perkawinan yang kebanyakan ditanggung oleh mempelai perempuan. Namun demikian, masih bisa diingatkan kepada masyarakat Desa Kuok untuk tidak melakukan hal-hal seperti itu. Kata Kunci: Tradisi, Pernikahan, Perspektif, Hukum Islam
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah) | ||||||||||||
| Depositing User: | fasih - | ||||||||||||
| Date Deposited: | 28 May 2025 06:41 | ||||||||||||
| Last Modified: | 28 May 2025 06:41 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/88252 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
