Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

TINJAUAN HUKUM ISLAM TENTANG MENTALAK ISTRI SAMPAI 3 (TIGA) KALI DI LUAR PENGADILAN AGAMA (Studi Kasus Di Desa Kumantan Kecamatan Bangkinang Kota Kabupaten Kampar)

WARDATUL IMAMAH, - (2025) TINJAUAN HUKUM ISLAM TENTANG MENTALAK ISTRI SAMPAI 3 (TIGA) KALI DI LUAR PENGADILAN AGAMA (Studi Kasus Di Desa Kumantan Kecamatan Bangkinang Kota Kabupaten Kampar). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGRI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI LENGKAP KECUALI BAB IV.pdf

Download (5MB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penulisan skripsi ini dilatar belakangi oleh ketentuan Undang-Undang Perkawinan dihadapkan kepada ketentuan fikih, disatu sisi talak di luar Pengadilan Agama tidak diakui menurut Undang-Undang, di sisi lain talak di luar pengadilan sah menurut fikih. Berdasarkan hasil observasi pendahuluan yang penulis lakukan, ditemukan bahwa suami yang telah menceraikan istri dengan menjatuhkan talak sampai 3 (tiga) kali diluar Pengadilan Agama yang diselingi dengan masa iddah, maka (istri) telah beranggapan bahwa suami nya telah menjatuhkan talak 3 (tiga). Maka penulis ingin mengetahui lebih lanjut bagaimana ketetapan dari talak tersebut. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian lapangan yang berlokasi di Desa Kumantan, Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar dengan informan penelitian berjumlah 2 (dua) orang yang mengalami talak 3 (tiga) tersebut. Sumber data primer dalam penelitian ini diperoleh dari subjek penelitian yakni orang yang mengalami talak 3 (tiga). Sedangkan sumber data sekunder diambil dari al-Qur’an, kitab dan buku-buku yang memiliki kaitan dengan penelitian. Terdapat tiga metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun dalam menganalisa data penelitian menggunakan metode kualitatif fenomenologi. Hasil penelitian ini adalah Hukum Perkawinan di Indonesia yang digunakan berdasarkan Kompilasi Hukum Islam yang merupakan dasar hukum resmi di Indonesia sebagai landasan bagi hakim Pengadilan Agama untuk menyelesaikan masalah perceraian. Maka setiap perceraian yang dilakukan di luar Pengadilan Agama dianggap tidak sah, perceraian tersebut dianggap sah apabila dilakukan atau dijatuhkan di depan Pengadilan Agama. Masyarakat atau suami yang menjatuhkan talak 3 (tiga) diselingi dengan masa iddah di luar Pengadilan Agama dianggap tidak sah dalam kompilasi hukum islam yang berlaku di Indonesia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorJumni Nelli, -2028067201jumni.nelli@uin-suska.ac.id
Thesis advisorAhmad Fauzi, -2123017601fauziuinsuska@gmail.com.id
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: fpsi -
Date Deposited: 26 May 2025 06:38
Last Modified: 26 May 2025 06:38
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/88193

Actions (login required)

View Item View Item