Habib Rohan Dinanta,, - (2025) Tinjauan Fiqih Muamalah Terhadap Praktik Jual Beli Barang Pelanggan Yang Tidak Diambil Di Nazywa Laundry Desa Kubang Jaya. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text
Habib fix_removed.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text (BAB IV)
Habib fix-59-83.pdf - Published Version Download (421kB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK Habib Rohan Dinanta, 2025 : Tinjauan Fiqih Muamalah Terhadap Praktik Jual Beli Barang Pelanggan Yang Tidak Diambil Di Nazywa Laundry Desa Kubang Jaya. Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh permasalahan dalam praktik jual beli barang pelanggan yang tidak diambil di Nazywa Laundry, di Desa Kubang Jaya. Masalah ini muncul karena pelanggan tidak mengambil barang cucian setelah selesai dan tidak meninggalkan informasi lengkap. Sebagai solusi, barang yang tidak diambil dijual sebagai upah atas jasa yang telah mereka kerjakan. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana praktik jual beli barang pelanggan yang tidak diambil di Nazywa Laundry dan bagaimana tinjauan fiqih muamalah terhadap praktik jual beli barang pelanggan yang tidak diambil di Nazywa Laundry Desa Kubang Jaya. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui praktik jual beli barang pelanggan yang tidak diambil di Nazywa Laundry dan untuk mengetahui tinjauan fiqih muamalah terhadap praktik jual beli barang pelanggan yang tidak diambil di Nazywa Laundry Desa Kubang Jaya. Pada penelitian ini, penulis menggunakan jenis penelitian lapangan (field research). Adapun yang menjadi subjek penelitian ini adalah pemilik Nazywa Laundry, karyawan Nazywa Laundry dan pembeli barang pelanggan yang tidak diambil di Nazywa Laundry. Informan dalam penelitian ini berjumlah 9 orang yang terdiri dari 2 orang informan utama yaitu, pemilik dan karyawan Nazywa Laundry dan 7 orang informan pendukung yaitu, pelanggan Nazywa Laundry. Sumber data penelitiaan ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Adapun metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian data tersebut dianalisa menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Nazywa Laundry mengutamakan proses yang terstruktur untuk memastikan kepuasan pelanggan, mulai dari identifikasi barang hingga pengemasan akhir, dengan perhatian pada kualitas dan fleksibilitas layanan tambahan. Dalam fiqih muamalah, praktik Nazywa Laundry yang menjual barang pelanggan yang tidak diambil sebagai ganti upah dianggap tidak sah. Hal ini karena tidak ada kepemilikan penuh atas barang yang dijual, dan bertentangan dengan prinsip tashorruf fudhuli menurut ulama Syafi'iyah dan Hanabilah. Selain itu, tindakan tersebut melanggar syarat sah upah dan nilai-nilai kejujuran dalam bisnis Islam. Kata Kunci : Praktik Jual Beli, Fiqih Muamalah, Laundry.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) | ||||||||||||
| Depositing User: | fasih - | ||||||||||||
| Date Deposited: | 23 May 2025 03:14 | ||||||||||||
| Last Modified: | 23 May 2025 03:14 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/88147 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
