BASORI, - (2025) PENGEMBANGAN MODEL PROFESIONALISME GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM ERA DIGITAL DI SMA NEGERI KOTA PEKANBARU. Disertasi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text
DISERTASI BASORI.pdf Download (14MB) | Preview |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK BASORI (2025): Pengembangan Model Profesionalisme Guru PAI Era Digital di SMA Negeri Kota Pekanbaru Salah satu komponen yang sangat menentukan didalam proses peningkatan mutu Pendidikan adalah guru. Guru didalam sejarah perkembangan bangsa serta perjuangan revolusi Indonesia telah memegang peran yang sangat penting terlebih pada Era Digital saat ini. Dengan demikian tingkat kompetensi profesi seseorang itu tergantung pada tingkat penguasaan kompetensi kinerja (performance competence) sebagai ujung tombak serta tingkat penguasan kompetensi kepribadian (values and attitudes competencies) sebagai landasan dasarnya. Guru PAI saat ini harus menguasai empat kompetensi bahkan lima kompetensi yaitu Digitalisasi sehingga mampu menjawab tantangan hari ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauhmana implementasi Kompetensi Guru Agama di SMAN Kota Pekanbaru yang dijalankan saat ini, dan mengembangkan Model kompetensi Profesionalisme Guru PAI di SMAN Kota Pekanbaru Era Digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research & Development (R & D) sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder, teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumen serta data angket, teknik analisisnya adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian adalah 1). Penelitian ini berhasil mengembangkan instrumen untuk mengukur kompetensi profesional guru PAI Era Digital, 2). Penelitian ini mampu mengembangkan instrumen yang valid, reliabel, dan praktis digunakan untuk mengukur kompetensi profesional guru PAI Era Digital di SMA Negeri Kota Pekanbaru, 3). Penelitian ini berhasil menemukan model Profesionalisme Guru PAI SMAN Kota Pekanbaru Era Digital. Factor penghambatnya guru masih ada yang kurang peduli terhadap Digitalisasi dalam menyampaikan pembelajaran. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa 1). berdasarkan data penelitian hasil observasi dan wawancara di lapangan bahwa Model Profesionalisme Guru PAI SMAN di Era Digital Belum dilakukan, 2). Pengembangan Model kompetensi profesional guru PAI yang pertama kali dilakukan adalah membuat instrumen angket yang memiliki aspek, indikator, dan butir pernyataan kuesioner atau angket. Instrumen ini berguna untuk mengukur kompetensi profesional guru PAI. 3). Hasil uji coba lapangan dan pengolahan data instrumen yang dikembangkan diperoleh bahwa, Model kompetensi profesional guru Pendidikan Agama Islam Era Digital di SMA Kota Pekanbaru dengan hasil baik. Kata Kunci : Model Guru Profesional SMA, Era Digital
| Item Type: | Thesis (Disertasi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Program Pascasarjana > S3 > Pendidikan Agama Islam | ||||||||||||
| Depositing User: | pps - | ||||||||||||
| Date Deposited: | 20 May 2025 07:26 | ||||||||||||
| Last Modified: | 20 May 2025 07:26 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/88031 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
