Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

STUDI KUALITAS HADIS-HADIS DALAM TAFSIR AL-MANAR DAN RISALAH AL-TAUHID KARYA MUHAMMAD ABDUH (1849 - 1905)

Zailani, - (2003) STUDI KUALITAS HADIS-HADIS DALAM TAFSIR AL-MANAR DAN RISALAH AL-TAUHID KARYA MUHAMMAD ABDUH (1849 - 1905). Thesis thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text
TESIS FULL_ZAILANI.pdf

Download (5MB) | Preview
[img] Text
TESIS BAB 4_ZAILANI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Salah satu kritikan yang dilontarkan oleh para tokoh terhadap Muhammad Abduh adalah bahwa ia dalam menjadikan hadis Nabi sebagai hujjah, ia tidak menghiraukan segi-segi riwayat dan tidak pula memperhatikan pen-takhrij-an, sehingga di dalam karyanya banyak hadis yang dinilai oleh ulama sebagai hadis shaheh ditolak atau diabaikan karena tidak sesuai dengan pemikiran logis atau tidak sejalan dengan redaksi ayat-ayat al-Qur'an. Sebaliknya, ada pula hadis-hadis atau riwayat-riwayat yang dinilai oleh ulama sebagai dha'if (Iemah) justru dikukuhkan oleh Abduh dan dijadikannya sebagai hujjah. Untuk membuktikan kritikan tersebut perlu diadakan penelitian khususnya terhadap karya Abduh yang terkenal yaitu Tafsir al-Manar dan Risalah al• Tauhid. Dari kedua kitab tersebut dijumpai hadis sebanyak 252 buah, dengan perincian 248 buah hadis dalam tafsir al-Manar, dan 4 buah hadis dalam kitab Risalah al-Tauhid. Hadis yang dijadikan sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 7 buah hadis. Setelah data dikumpulkan, lalu dianalisa dengan menggunakan pendekatan sejarah (historical factual) melalui kitan-kitab.rijal al-hadits, dan pendekatan isi ( content analysis). Dari ketujuh hadis yang dijadikan sampel, lima hadis dinilai shaheh, dan dapat dijadikan hujjah, sedangkan dua hadis lainnya dinilai shaheh li ghairihi (hasan), karena ada periwayat yang kurang kuat hafalannya. Dalam mengutip hadis-hadis di dalam kedua karyanya tersebut, Abduh mengambilnya sepotong-sepotong (muqaththa 'ah) yang tidak lengkap sanad dan matannya, yang kadang-kadang tidak menyebutkan nama periwayatnya. Begitu juga dalam memahami isi hadis, Abduh lebih cenderung memahaminya secara kontekstual dari pada pemahaman secara tekstual. Hal ini dapat dipahami karena pendekatan yang digunakan oleh Abduh adalah pendekatan rasional

Item Type: Thesis (Thesis)
Subjects: 297 Islam
Divisions: Program Pascasarjana > S2 > Hukum Keluarga
Depositing User: Ms. Nilam Badriyah
Date Deposited: 16 May 2025 01:53
Last Modified: 16 May 2025 01:56
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/87961

Actions (login required)

View Item View Item