Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

FENOMENA PENGGUNAAN PSEUDONYM ACCOUNT DI INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA KETERBUKAAN DIRI OLEH GENERASI Z DI KOTA PEKANBARU

MUHAMMAD IRFAN, - (2025) FENOMENA PENGGUNAAN PSEUDONYM ACCOUNT DI INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA KETERBUKAAN DIRI OLEH GENERASI Z DI KOTA PEKANBARU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
GABUNGAN SKRIPSI KECUALI BAB V.pdf

Download (5MB) | Preview
[img] Text (BAB V)
BAB V PEMBAHASAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Nama : Muhammad Irfan Prodi : Ilmu Komunikasi NIM : 12140312065 Judul : Fenomena Penggunaan Pseudonym account di Instagram Sebagai Media Keterbukaan Diri Oleh Generasi Z Di Kota Pekanbaru Media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan Generasi Z, salah satunya adalah Instagram. Fenomena penggunaan pseudonym account di Instagram semakin marak, terutama sebagai sarana self-disclosure atau keterbukaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Generasi Z, khususnya mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Suska Riau, memanfaatkan pseudonym account sebagai media untuk mengekspresikan diri dan berbagi informasi pribadi yang lebih selektif dibandingkan dengan akun utama mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, yang berfokus pada pengalaman subjektif para pengguna pseudonym account dalam melakukan self-disclosure. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi, dengan informan yang dipilih berdasarkan karakteristik tertentu, yaitu mahasiswa yang aktif menggunakan pseudonym account di Instagram. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah Teori Johari Window yang dikembangkan oleh Joseph Luft dan Harry Ingham. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat enam faktor utama yang melatarbelakangi penggunaan pseudonym account untuk self-disclosure, yaitu: (1) Kebebasan berekspresi dan keterbukaan informasi, (2) Menghindari komentar negatif, (3) Menjaga personal branding pada akun utama, (4) Melihat sudut pandang yang berbeda, (5) Membangun hubungan yang lebih intens, dan (6) Dukungan sosial dari followers. Kata kunci: Pseudonym account, Self disclosure, Generasi Z, Instagram

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorTONI HARTONO2005067801toni.hartono@uin-suska.ac.id
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Komunikasi
Depositing User: fdk -
Date Deposited: 09 May 2025 04:32
Last Modified: 09 May 2025 04:33
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/87902

Actions (login required)

View Item View Item