Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

EFIKASI HERBISIDA ISOPROPILAMINA GLIFOSAT DAN METIL METSULFURON DALAM MENGENDALIKAN GULMA DI PERKEBUNAN KELAPA (Cocos nucifera L.)

MUHAMAD AL ANSORI, - (2025) EFIKASI HERBISIDA ISOPROPILAMINA GLIFOSAT DAN METIL METSULFURON DALAM MENGENDALIKAN GULMA DI PERKEBUNAN KELAPA (Cocos nucifera L.). Skripsi thesis, UIN SUSKA RIAU.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI LENGKAP KECUALI BAB IV.pdf

Download (27MB) | Preview
[img] Text (BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN)
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (728kB)

Abstract

Produksi tanaman kelapa mengalami penurunan setiap tahunnya, salah satu permasalahan karena adanya gulma di perkebunan kelapa. Maka perlu adanya upaya pengendalian gulma agar tidak merugikan secara ekonomis, salah satunya menggunakan herbisida Isopropilamina glifosat dan Metil metsulfuron. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis herbisida Isopropilamina glifosat dan Metil metsulfuron yang mampu mengendalikan gulma pada perkebunan kelapa. Penelitian ini telah dilaksanakan di lahan perkebunan masyarakat di Desa Pinang Jaya Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir dan Laboratorium Patalogi Entomologi Mikrobiologi dan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai September 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor yang terdiri dari 6 perlakuan serta terdiri atas 4 kelompok, sehingga diperoleh 24 unit percobaan. Parameter yang diamati adalah struktur vegetasi gulma, bobot kering gulma, dan fitotoksisitas terhadap tanaman kelapa. Berdasarkan hasil penelitian gulma yang dominan pada perkebunan kelapa ialah Nephrolepis sp. dengan nilai SDR sebesar 46,42%. Pada dosis herbisida Isopropilamina glifosat 0,4 ml/petak + Metil metsulfuron 3 mg/petak memberikan hasil bobot kering gulma paling rendah yaitu 8,88 g/0,5m 2 . Fitotoksisitas terhadap kelapa memiliki nilai skoring 0 yang artinya tidak adanya gejala keracunan pada tanaman kelapa. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan dosis herbisida Isopropilamina glifosat 0,3 ml/petak + Metil metsulfuron 2 mg/petak dengan nilai bobot kering gulma 13,32 g/0,5m sudah mampu mengendalikan gulma dilihat dari segi biaya dan lingkungan. Kata kunci: herbisida, Isopropilamina glifosat, Metil metsulfuron.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorYUSMAR MAHMUD, -2005078601yusmar@uin-suska.ac.id
Thesis advisorRITA ELFIANIS, -2023069001rita.elfianis@uin-suska.ac.id
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Pertanian dan Peternakan > Agroteknologi
Depositing User: fapertapet -
Date Deposited: 09 May 2025 00:44
Last Modified: 09 May 2025 00:44
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/87889

Actions (login required)

View Item View Item