Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

SIFAT FISIK WAFER BERBAHAN SILASE EMPULUR BATANG SAWIT YANG DITAMBAH LEGUMINOSA SEBAGAI SUMBER PROTEIN

SYAHRUL TRI APRIAN, - (2025) SIFAT FISIK WAFER BERBAHAN SILASE EMPULUR BATANG SAWIT YANG DITAMBAH LEGUMINOSA SEBAGAI SUMBER PROTEIN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI FUL KECUALI BAB IV SYAHRUL TRI APRIAN.pdf

Download (4MB) | Preview
[img] Text (BAB IV)
SKRIPSI BAB IV SYAHRUL TRI APRIAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (709kB)

Abstract

SIFAT FISIK WAFER BERBAHAN SILASE EMPULUR BATANG SAWIT YANG DITAMBAH LEGUMINOSA SEBAGAI SUMBER PROTEIN Syahrul Tri Aprian (12180112161) Di bawah bimbingan Dewi Febrina dan Zumarni INTISARI Empulur batang sawit merupakan limbah pertanian dengan kandungan selulosa 46,22% dan hemiselulosa 19,52% yang berpotensi dimanfaatkan sebagai pakan, tetapi tingginya kandungan lignin 15,41% sehingga perlu diolah menjadi silase. Silase adalah suatu metode pengawetan bahan pakan hijauan yang memanfaatkan proses fermentasi dalam kondisi tanpa oksigen (anaerob). Untuk meningkatkan kualitasnya, silase empulur diproses menjadi wafer, serta ditambahkan leguminosa untuk meningkatkan kandungan protein guna mendukung kesehatan dan produktivitas ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penambahan leguminosa (indigofera, kalopo dan lamtoro) dalam pembuatan wafer berbahan dasar silase empulur batang sawit terhadap kadar air (KA), kerapatan wafer dan daya serap air (DSA). Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan adalah : P1: Silase Empulur Batang Sawit (SEBS) + dedak padi halus + daun ubi kayu (kontrol), P2 : P1 + 14% indigofera, P3 : P1 + 15% lamtoro dan P4 : P1 + 14% kalopo. Parameter yang diukur adalah kadar air, kerapatan wafer, daya serap air. Data dianalisis berdasarkan analisis ragam, perbedaan antar perlakuan di uji lanjut dengan DMRT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan penambahan leguminosa dalam pembuatan wafer memberikan pengaruh yang tidak nyata (P>0,01) terhadap kadar air dan kerapatan namun memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap daya serap air. Perlakuan P1 (kontrol) menghasilkan kadar air terendah (5,31%). Perlakuan P2 (penambahan 14% indigofera) menghasilkan kerapatan wafer tertinggi (0,687g/cm3). Perlakuan P3 (penambahan 15% lamtoro) menghasilkan daya serap air tertinggi (109,00%). Perlakuan terbaik adalah penambahan indigofera 14% dalam pembuatan wafer karena menghasilkan kadar air (5,32%), kerapatan (0,687 g/cm3) dan daya serap air (104,75%) yang sesuai untuk ternak ruminansia. Kata kunci: Empulur batang sawit, silase, wafer, sifat fisik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorDEWI FEBRINA, -2002027301hanna_suska@yahoo.com
Thesis advisorZUMARNI, -2023108501zumarni@uin-suska.ac.id
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Pertanian dan Peternakan > Peternakan
Depositing User: fapertapet -
Date Deposited: 07 May 2025 02:17
Last Modified: 07 May 2025 02:17
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/87812

Actions (login required)

View Item View Item