Siti Umi Nurhasanah, - (2025) Tinjauan Fiqih Muamalah terhadap Pelaksanaan Akad Ijarah pada Jasa Pengiriman SPX yang Tidak Sesuai Alamat (Studi Kasus Desa Muara Bungkal, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text
TANPA BAB IV.pdf Download (3MB) | Preview |
|
|
Text (BAB IV)
PEMBAHASAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (674kB) |
Abstract
ABSTRAK Siti Umi Nurhasanah 2025: Tinjauan Fiqih Muamalah terhadap Pelaksanaan Akad Ijarah pada Jasa Pengiriman SPX yang Tidak Sesuai Alamat (Studi Kasus Desa Muara Bungkal, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak) Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena meningkatnya penggunaan jasa pengiriman SPX, khususnya melalui platform Shopee yang menggunakan layanan Shopee Express (SPX). Meskipun jasa pengiriman memudahkan proses distribusi barang, ditemukan adanya praktik pengantaran barang yang tidak sesuai dengan alamat tujuan yang telah disepakati konsumen. Hal ini menimbulkan persoalan hukum dalam konteks fiqih muamalah, khususnya terkait dengan pelaksanaan akad ijarah. Akad ijarah dalam Islam menekankan adanya kejelasan manfaat, keadilan, dan tanggung jawab antara penyedia dan pengguna jasa. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau dan menganalisis kesesuaian pelaksanaan akad ijarah oleh jasa pengiriman SPX dalam kasus pengantaran yang tidak sesuai alamat, berdasarkan prinsip-prinsip fiqih muamalah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan lapangan dan kepustakaan. Data diperoleh melalui wawancara dengan kurir dan konsumen SPX, serta melalui studi terhadap literatur fiqih, fatwa DSN-MUI, dan regulasi perlindungan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran dalam pengantaran barang termasuk dalam bentuk wanprestasi dan mengandung unsur gharar (ketidakpastian) serta tadlis (penipuan), yang dapat membatalkan keabsahan akad ijarah menurut hukum Islam. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran dari pihak penyedia jasa untuk menerapkan prinsip amanah, tanggung jawab, dan transparansi dalam pelayanannya. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi dalam penguatan pemahaman masyarakat terhadap hak dan kewajiban dalam transaksi jasa, serta menjadi pertimbangan bagi perusahaan ekspedisi dalam meningkatkan kualitas layanan berbasis prinsip syariah. Kata Kunci: Fiqih Muamalah, Akad Ijarah, Jasa Pengiriman, Wanprestasi, Gharar
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) | ||||||||||||
| Depositing User: | fasih - | ||||||||||||
| Date Deposited: | 02 May 2025 02:22 | ||||||||||||
| Last Modified: | 02 May 2025 02:22 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/87750 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
