Yunisa Dini Rohmah, - (2025) Identifikasi Miskonsepsi Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Simulasi AKM Tahun 2024 di Kelas V SD IT Darul Hikmah Pekanbaru. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU PEKANBARU.
|
Text
TANPA BAB IV.pdf Download (14MB) | Preview |
|
|
Text (BAB IV)
PEMBAHASAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
ABSTRAK Yunisa Dini Rohmah (2025) : Identifikasi Miskonsepsi Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Simulasi AKM Tahun 2024 di Kelas V SD IT Darul Hikmah Pekanbaru Kebanyakan siswa mengalami miskonsepsi dalam menyelesaikan soal hal ini berdampak pada kesulitan mereka dalam memahami materi pembelajaran selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi yang terjadi pada siswa Kelas V SD IT Darul Hikmah Pekanbaru dalam menyelesaikan soal simulasi AKM Tahun 2024. Jenis penelitian ini ini yaitu penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas V SD IT Darul Hikmah Pekanbaru tahun ajaran 2024/2025 yang berjumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui tes dan wawancara siswa dengan menggunakan instrument soal tes simulasi AKM tahun 2024. Teknis analisis data yang digunakan dalam penelitian ini mencakup tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian informasi, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka dapat ditarik kesimpulan, bahwa berdasarkan hasil tes soal simulasi AKM tahun 2024 kepada 20 siswa SD IT Darul Hikmah Pekanbaru, diketahui bahwa sebayak 29% siswa mengalami miskonsepsi terjemahan, sebanyak 2% siswa mengalami miskonsepsi tanda, sebanyak 29% siswa mengalami miskonsepsi sistematis, sebanyak 17% siswa mengalami miskonsepsi sistematis, dna sebanyak 30% siswa mengalami miskonsepsi strategi.Dalam penelitian ini juga siswa di kelompokkan menjadi tiga golongan yaitu : siswa dengan berkemampuan tinggi, menengah dan rendah, hal itu di dilihat dari hasil tes soal simulasi AKM Tahun 2024. Siswa dengan tingkat kemampuan tinggi mengalami miskonsepsi terjemahan, yaitu kesalahan dalam memahami dan menerjemahkan soal. Sementara itu, siswa dengan kemampuan menengah dan rendah mengalami semua jenis miskonsepsi, seperti miskonsepsi terjemahan, tanda, perhitungan, strategi, dan sistematis. Namun, perbedaannya terletak pada tingkat kesulitan soal yang menyebabkan miskonsepsi. Siswa dengan kemampuan rendah lebih sering melakukan kesalahan pada soal-soal yang tergolong mudah, sehingga lebih banyak teridentifikasi mengalami miskonsepsi dibandingkan dengan siswa kemampuan menengah. Kata Kunci : Simulasi AKM, Miskonsepsi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah | ||||||||
| Depositing User: | ftk - | ||||||||
| Date Deposited: | 22 Apr 2025 02:24 | ||||||||
| Last Modified: | 22 Apr 2025 02:24 | ||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/87588 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
