WAFFA AZZAHRA AKSANA PUTRI, - (2025) SISTEM POTONG UPAH TERHADAP PEKERJA PENGANTAR GALON DITINJAU MENURUT FIQH MUAMALAH (Studi Kasus pada Depot Air Minum Da’i Water Kota Dumai). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
|
Text
GABUNGAN KECUALI BAB IV.pdf Download (3MB) | Preview |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
ABSTRAK Waffa Azzahra Aksana Putri, 2025: Sistem Potong Upah Terhadap Pekerja Pengantar Galon Ditinjau Menurut Fiqh Muamalah (Studi Kasus pada Depot Air Minum Da’i Water Kota Dumai) Dalam praktik muamalah sering kali terjadinya permasalahan khususnya mengenai ijarah dalam praktiknya seringkali terjadinya permasalahan terkait mfdengan sistem potong terhadap upah pekerja. Seperti sistem potong upah di Depot Air Minum Da‟i Water, potongan upah ini dapat terjadi karena 3 hal: adanya kerusakan terhadap motor dan galon, ketika pembeli membayar galon menggunakan kupon, dan ketika pembeli berhutang. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana sistem potong upah pekerja pengantar galon di Depot Air Minum Da‟i Water, dan bagaimana tinjauan fiqh muamalah terhadap sistem potong upah pekerja pengantar galon di Depot Air Minum Da‟i Water. Penelitian ini adalah penelitian lapangan atau (field research), subjek penelitian ini adalah pemilik depot dan pekerja pengantar galon. Populasinya terdiri dari 8 orang, yang mencakup 2 pemilik depot dan 6 pekerja pengantar galon. Sampel yang digunakan adalah seluruh populasi tersebut, dengan menggunakan teknik total sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Sementara itu, teknik analisis data yang diterapkan adalah metode analisis deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk menggambarkan serta menganalisis data secara sistematis berdasarkan fakta yang ditemukan di lapangan. Berdasarkan hasil pnelitian dapat disimpulkan bahwa: pelaksanaan sistem potong upah pada pekerja pengantar galon di Depot Air Minum Da‟i Water adalah pelaksanaan sistem potong upah dikarenakan 3 hal: adanya kerusakan terhadap motor dan galon, ketika pembeli membayar galon menggunakan kupon, dan ketika pembeli berhutang. Tinjauan Fiqh Muamalah terhadap sistem potong upah pekerja pengantar galon di Depot Air Minum Da‟i Water yang dilakukan oleh pemilik depot hukumnya boleh karena sudah adanya kerelaan yang dikatakan oleh pekerja saat ijab qabul. Kata Kunci: Pekerja Pengantar Galon, Fiqh Muamalah, Ijarah, Sistem Potong Upah
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 300 Ilmu Sosial > 340 Ilmu Hukum 000 Karya Umum |
||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) | ||||||||||||
| Depositing User: | fasih - | ||||||||||||
| Date Deposited: | 21 Apr 2025 07:02 | ||||||||||||
| Last Modified: | 21 Apr 2025 07:02 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/87574 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
