Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

TINJAUAN FIKIH MUAMALAH TERHADAP PRAKTIK IJARAH CABUT RUMPUT DI DESA RIDAN PERMAI KECAMATAN BANGKINANG KOTA KABUPATEN KAMPAR

ANGGREANI MULIADI, - (2025) TINJAUAN FIKIH MUAMALAH TERHADAP PRAKTIK IJARAH CABUT RUMPUT DI DESA RIDAN PERMAI KECAMATAN BANGKINANG KOTA KABUPATEN KAMPAR. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
GABUNGAN KECUALI BAB IV.pdf

Download (2MB) | Preview
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Anggreani Muliadi, 2025: Tinjauan Fikih Muamalah Terhadap Praktik Ijarah Cabut Rumput di Desa Ridan Permai Kecamatan Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Penelitian ini dilatarbelakangi oleh praktik ijarah cabut rumput yang berlangsung di Desa Ridan Permai, aktivitas ekonomi tradisional yang masih banyak dilakukan oleh maysrakat setempat. Namun, dalam pelaksanaanya, sering terjadi permasalahan seperti keterlambatan pembayaran upah, dan juga tidak ada kesepakatan yang jelas mengenai besaran upah dan waktu pembayaran upah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik ijarah cabut rumput di Desa Ridan Permai serta mengetahui tinjauan Fikih Muamalah terhadap praktik ijarah cabut rumput yang di terapkan Desa Ridan Permai Kecamatan Bangkinang Kota Kabupaten Kampar. Penelitian ini merupak penelitian lapangan field research dengan menggunakan metode kualitatif pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian di Desa Ridan Permai Kecamatan Bangkinang Kota Kabupaten Kampar. Subjek penelitian terdiri dari pemilik lahan dan pekerja cabut rumput, dengan total 13 orang. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dukumentasi. Sumber data primer diperoleh melaui hasil wawancara langsung sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai literatur seperti buku, jurnal dan karya ilmiah lain yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskripstif, yaitu dengan menggambarkan dan menjabarkan hasil temuan di lapangan dengan fokus penelitian. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, maka dapat di tarik kesimpulan sebagai berikut: pertama, praktik ijarah cabut rumput di Desa Ridan Permai dilakukan secara tradisional, dengan pekerja mencabut rumput secara tradisional. Upah pekerja dihitung berdasarkan durasi kerja. Praktik ini bergantung pada kebiasaan lokal. Kedua, dalam praktik ijarah cabut rumput di Desa Ridan Permai, Masyarakat menggunakan „urf (kebiasaan) sebagai dasar dalam melaksanakan praktik ijarah cabut rumput. Kebiasaan ini mencakup penggunaan akad lisan dan sistem pembayaran upah dan besaran upah. Keterlambatan dalam pembayaran upah tidak bertentangan dengan fikih muamalah, dan juga hadis Nabi yang berbunyi, “Bayarlah upah pekerja sebelum kering keringatnya.” Makna “kering keringat” disini, tidak dimaknai secara harfiah, melainkan sebagai anjuran untuk segera memberikan upah kepada pekerja. Dalam praktiknya, para pemilik lahan tetap berusaha untuk membayar upah secepat mungkin. Selain itu, dalam akad pemilik lahan dan pekerja tidak terdapat unsur paksaan. Pekerja menerima tawaran kerja atas dasar kerelaan dan kesepakatan bersama (suka sama suka), yang menjadi salah satu prinsip utama dalam transaksi ijarah menurut fikih muamalah. Kata Kunci: ijarah, Fikih Muamalah, pembayaran upah, cabut rumput, praktik tradisional.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorsuhayib, -2031126301suhayib@uin-suska.ac.id
Thesis advisorahmad Adri Rivai, -2023027301ahmad.adri.rivai@uin-suska.ac.id
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
Depositing User: fasih -
Date Deposited: 17 Apr 2025 07:37
Last Modified: 17 Apr 2025 08:15
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/87533

Actions (login required)

View Item View Item