Desti Widya Sari, - (2025) Pengaruh Konseling Kelompok Terhadap Konsep Diri Pada Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) di Sentra Abiseka Pekanbaru. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text
TANPA BAB IV.pdf Download (5MB) | Preview |
|
|
Text (BAB IV)
PEMBAHASAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (335kB) |
Abstract
ABSTRAK Desti Widya Sari (2025): Pengaruh Konseling Kelompok Terhadap Konsep Diri Pada Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) di Sentra Abiseka Pekanbaru Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) sering mengalami tekanan psikologis dan sosial akibat stigma serta pengalaman hidup yang sulit, yang berdampak pada rendahnya konsep diri mereka. Konseling kelompok menjadi salah satu metode intervensi yang dapat membantu meningkatkan konsep diri ABH melalui dukungan sosial dan refleksi diri. Ketertarikan peneliti terhadap topik ini didasarkan pada keinginan untuk memahami bagaimana konseling kelompok dapat membantu anak ABH dalam membangun kembali harga diri dan penerimaan terhadap diri mereka sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konseling kelompok terhadap konsep diri anak ABH di Sentra Abiseka Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 34 anak ABH yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan SPSS versi 23.0 for Windows. Konseling kelompok dilaksanakan melalui empat tahap: 1) Tahap pembentukan, yang bertujuan untuk membangun kepercayaan antar peserta dan mengenalkan aturan kelompok; (2) Tahap peralihan, di mana peserta mulai mengungkapkan emosi dan perasaan melalui diskusi terbuka; (3) Tahap kegiatan, di mana anak-anak mulai menunjukkan keterbukaan, saling mendukung, serta berpartisipasi aktif dalam latihan refleksi diri, permainan peran, dan strategi pemecahan masalah; serta (4) Tahap pengakhiran, yang bertujuan untuk mengevaluasi perkembangan peserta dan memberikan umpan balik terhadap proses yang telah dijalani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling kelompok berpengaruh positif terhadap konsep diri anak ABH, dengan kontribusi sebesar 27,9%. Uji hipotesis membuktikan hubungan yang signifikan antara kedua variabel tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa konseling kelompok merupakan pendekatan efektif yang dapat diterapkan dalam program rehabilitasi anak ABH di Sentra Abiseka Pekanbaru. Kata kunci : Konseling kelompok, konsep diri, anak berhadapan dengan hukum, rehabilitasi, Sentra Abiseka Pekanbaru.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam | ||||||||
| Depositing User: | fdk - | ||||||||
| Date Deposited: | 17 Apr 2025 02:50 | ||||||||
| Last Modified: | 17 Apr 2025 02:50 | ||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/87525 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
