PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISKUSI BERPASANGAN UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA PADA MATERI KENAMPAKAN ALAM DAN BUATAN DI INDONESIA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DI KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI 004 PULAU TERAP KECAMATAN BANGKINANG BARAT KABUPATEN KAMPAR

Nurafni, (2013) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISKUSI BERPASANGAN UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA PADA MATERI KENAMPAKAN ALAM DAN BUATAN DI INDONESIA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DI KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI 004 PULAU TERAP KECAMATAN BANGKINANG BARAT KABUPATEN KAMPAR. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2013_2013771PGMI.pdf

Download (411kB) | Preview

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 004 Pulau Terap Kecamatan Bangkinang Barat Kabupaten Kampar dapat ditingkatkan melalui Model Pembelajaran Diskusi Berpasangan. Rumusan masalah dalam penelitian ini apakah keaktifan belajar siswa pada materi kenampakan alam dan buatan di Indonesia pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 004 Pulau Terap Kecamatan Bangkinang Barat Kabupaten Kampar dapat ditingkatkan melalui Model Pembelajaran Diskusi Berpasangan? Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV tahun pelajaran 2011-2012 dengan jumlah siswa sebanyak 20 orang yang terbagi atas 12 orang laki-laki dan 8 orang perempuan. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah penerapan Model Pembelajaran Diskusi Berpasangan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran IPS. Sedangkan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keaktifan belajar siswa kelas IV pada pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial dari sebelum tindakan, siklus I, dan siklus II. Pada sebelum tindakan keaktifan belajar siswa hanya mencapai rata-rata persentase 54,3%, setelah dilakukan tindakan perbaikan ternyata keaktifan belajar siswa meningkat yaitu pada siklus pertama dengan mencapai 62,1% atau keaktifan belajar siswa tergolong “Cukup Baik” karena 62,1% berada pada rentang 56-75%. Sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 82,1% atau keaktifan belajar siswa telah tergolong “Baik” karena 82,1% berada pada rentang 76-100%. Keberhasilan siswa telah mencapai indikator keberhasilan yang telah ditetapkan, yaitu diatas 75%. Dengan demikian dapat diambil kesimpulan dengan penerapan Model Pembelajaran Diskusi Berpasangan dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 004 Pulau Terap Kecamatan Bangkinang Barat Kabupaten Kampar.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 372 Pendidikan Dasar > 372.2 Sekolah Dasar, SD
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Ms Mutiara Jannati
Date Deposited: 06 Nov 2016 12:34
Last Modified: 06 Nov 2016 12:34
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/8739

Actions (login required)

View Item View Item