PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL PADA MATERI KEANEKARAGAMAN BUDAYA DI INDONESIA MELALUI METODE SPONTANEOUS GROUP DISCUSSION (SGD) SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 013 PONGKAI KECAMATAN KOTO KAMPAR HULU KABUPATEN KAMPAR

Agustiwarni, (2013) PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL PADA MATERI KEANEKARAGAMAN BUDAYA DI INDONESIA MELALUI METODE SPONTANEOUS GROUP DISCUSSION (SGD) SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 013 PONGKAI KECAMATAN KOTO KAMPAR HULU KABUPATEN KAMPAR. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2013_2013769PGMI.pdf

Download (371kB) | Preview

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan aktivitas belajar Ilmu Pengetahuan Sosial pada materi Keanekaragaman Budaya di Indonesia dengan penerapan Metode Spontaneous Group Discussion (SGD) siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 013 Pongkai Kecamatan Koto Kampar Hulu Kabupaten Kampar. Rumusan masalah dalam penelitian ini apakah penerapan Metode Spontaneous Group Discussion (SGD) dapat meningkatkan aktivitas belajar Ilmu Pengetahuan Sosial pada materi Keanekaragaman Budaya di Indonesia siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 013 Pongkai Kecamatan Koto Kampar Hulu Kabupaten Kampar? Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 013 Pongkai Kecamatan Koto Kampar Hulu Kabupaten Kampar tahun pelajaran 2012-2013 dengan jumlah siswa sebanyak 20 orang, laki-laki berjumlah 8 orang dan perempuan berjumlah 12 orang. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah penerapan Metode Spontaneous Group Discussion (SGD) untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran IPS. Sedangkan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas belajar siswa kelas V pada pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial dari sebelum tindakan, siklus I, dan siklus II. Pada sebelum tindakan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran IPS hanya mencapai rata-rata persentase 48,33%, setelah dilakukan tindakan perbaikan ternyata aktivitas belajar siswa meningkat yaitu pada siklus pertama dengan mencapai 59,17% atau aktivitas belajar siswa tergolong “Cukup Tinggi” karena 59,17% berada pada rentang 56-75%. Sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 80,00% atau aktivitas belajar siswa telah tergolong “Tinggi” karena 80,00% berada pada rentang 76-100%. Artinya keberhasilan siswa telah mencapai indikator keberhasilan yang telah ditetapkan, yaitu diatas 75% Dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa dengan penerapan Metode Spontaneous Group Discussion (SGD), maka aktivitas belajar Ilmu Pengetahuan Sosial pada materi Keanekaragaman Budaya di Indonesia siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 013 Pongkai Kecamatan Koto Kampar Hulu Kabupaten Kampar dapat ditingkatkan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 372 Pendidikan Dasar > 372.2 Sekolah Dasar, SD
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Ms Mutiara Jannati
Date Deposited: 06 Nov 2016 12:31
Last Modified: 06 Nov 2016 12:31
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/8735

Actions (login required)

View Item View Item