MUHAMMAD AGUNG PRATAMA, - (2025) PENEGAKAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA PENYELUNDUPAN BENIH LOBSTER DI PERAIRAN INDRAGIRI HILIR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text
FILE LENGKAP KECUALI HASIL PENELTIIAN (BAB IV).pdf Download (3MB) | Preview |
|
![]() |
Text (BAB IV)
FILE HASIL PENELTIIAN (BAB IV).pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
AGUNG, (2025): Penegakan Hukum Terhadap Tindak Pidana Penyelundupan Benih Lobster Di Perairan Indragiri Hilir Lobster merupakan salah satu komoditi unggulan yang bernilai ekonomis tinggi, sehingga menjadi salah satu target tangkapan para nelayan. Persepsi nelayan terhadap sumberdaya perikanan merupakan proses pengorganisasian potensi daya yang dimiliki nelayan dalam menafsirkan pengelolaan sumberdaya perikanan di perairan, hal ini dimaksudkan untuk dapat menciptakan perikanan lobster yang bertanggungjawab. Pada kenyataannya, sampai saat ini praktik penangkapan dan penyelundupan benih lobster masih marak terjadi termasuk di wilayah perairan Indragiri Hilir Adapun yang menjadi rumusan masalah dari penelitian ini adalah penegakan hukum tindak pidana penyelundupan benih lobster di wilayah perairan Indragiri Hilir serta upaya yang dilakukan dalam penegakan hukum terhadap tindak pidana penyelundupan benihlobster di wilayah perairan Indaragiri Hilir Penelitian ini merupakan penelitian empiris/sosiologis, yaitu penelitian lapangan yang menggunakan metode pendekatan sosiologi hukum yakni melihat sesuatu kenyataan hukum di dalam masyarakat. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Analisis yang digunakan adalah analisis kualitatif dan penarikan kesimpulan secara induktif Penegakan hukum tindak pidana penyelundupan benih lobster di wilayah perairan Indragiri Hilir sudah berjalan namun belum efektif, dimana setiap Tahunnya masih terjadi kasus penyelundupan benih lobster yaitu pada Tahun 2022 ada satu kasus, Tahun 2023 ada dua kasus dan Tahun 2024 ada satu kasus. Adapun upaya yang dilakukan dalam penegakan hukum terhadap tindak pidana penyelundupan benih lobster di wilayah perairan Indaragiri Hilir yaitu diantaranya; (i) upaya penegakan hukum pre-emtif; (ii) upaya penegakan hukum preventif; dan (iii) upaya penegakan hukum represif . Kata Kunci : Penegakan Hukum, Tindak Pidana, Penyelundupan.
Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Contributors: |
|
||||||||||||
Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Hukum | ||||||||||||
Depositing User: | Hacked fasih - | ||||||||||||
Date Deposited: | 06 Feb 2025 08:21 | ||||||||||||
Last Modified: | 06 Feb 2025 08:31 | ||||||||||||
URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/87228 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |