PELAKSANAAN PERJANJIAN KREDIT TANPA AGUNAN PADA USAHA EKONOMI DESASIMPAN PINJAM CAHAYA DI DESA PETAIBARU KABUPATEN KUANTAN SINGINGI

Muhlisin Agus Pribadi, (2014) PELAKSANAAN PERJANJIAN KREDIT TANPA AGUNAN PADA USAHA EKONOMI DESASIMPAN PINJAM CAHAYA DI DESA PETAIBARU KABUPATEN KUANTAN SINGINGI. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
FM.pdf

Download (170kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (46kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (22kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (62kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (77kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (15kB) | Preview
[img]
Preview
Text
EM.pdf

Download (14kB) | Preview

Abstract

Perjanjian kredit tanpa agunan jelas memiliki resiko yang sangat besar bagi kreditur, kemerosotan dalam bidang usaha debitur berpengaruh besar terhadap UED-SP sebagai kreditur. Meskipun kredit yang diterima oleh debitur dengan bunga rendah tetapi tetap saja mengalami ketidak lancaran atau wanprestasi dalam melunasi kredit yang diterima. Kredit macet inilah yang menjadi menjadi masalah yang dialami UED-SP Cahaya, karena kredit ini dinyatakan sebagai piutang tak tertagih dan dalam proses penyelesaiannya diperlukan suatu upaya hukum yang kuat dan jelas sehingga lembaga tersebut bisa tetap menjalankan usahanya. Yang menjadi pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah, Bagaimana penyelesaian wanprestasi terhadap kredit macet dalam perjanjian kredit tanpa agunan UED– SP Cahaya di desa petai baru kabupaten kuantan singingi, serta apa yang menjadi kendala dalam penyelesaian wanprestasi perjanjian kredit tanpa agunan pada UED-SP Cahaya. Penelitian ini mengunakan pendekatan yurudis sosiologis penelitian ini didasarkan pada realita dan kenyataan social pada masyarakat penelitian untuk mengetahui efektifitas hukum. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyelesaian wanprestasi terhadap kredit macet dalam perjanjian kredit tanpa agunan UED–SP Cahaya di desa petai baru kabupaten kuantan singing, dan untuk mengetahui apa yang menjadi kendala dalam penyelesaian wanprestasi perjanjian kredit tanpa agunan pada UED-SP Cahaya. Adapun metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi, wawancara, angket dan studi pustaka. Data dari penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder yang kemudian dianalisa dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 63 orang, terdiri dari nasabah dan pengelola, dan sampel yang di gunakan sebanyak 17 orang atau 11%, dengan menggunakan tehnik purposive sampling. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa pelaksanaan dan penyelesaian kredit macet dilakukan dengan cara musyawarah, kepada nasabah diharuskan melakukan pembayaran secara cicilan sesuai dengan kemampuan sampai kredit tersebut lunas. Kendala dalam penyelesaian ini adalah ketidak mampuan nasabah untuk membayar cicilan kredit tersebut karena usaha atau hasil perkebunan mereka menurun, sehingga untuk membayar cicilan kredit tidak mampu lagi dilakukan. Hal ini yang membuat pengelola UED-SP Cahaya harus mendatangi nasabah yang bersangkutan agar nasabah yang bersangkutan membayar cicilan dari kredit yang macet tersebut sesuai dengan perjanjian. Apabila hal ini juga tidak dapat dilakukan oleh nasabah, maka pihak UED-SP Cahaya harus mendata aset dari nasabah untuk menutupi kredit macet tersebut sesuai dengan persetujuan nasabah

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 340 Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Feni Marti Adhenova
Date Deposited: 05 Nov 2016 07:18
Last Modified: 05 Nov 2016 07:18
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/8697

Actions (login required)

View Item View Item