LI’AN MENURUT PEMIKIRAN ABU HANIFAH

Fitriani, (2011) LI’AN MENURUT PEMIKIRAN ABU HANIFAH. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Sarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2011_2011208.pdf

Download (584kB) | Preview

Abstract

i Skripsi ini berjudul “LI’AN MENURUT PEMIKIRAN ABU HANIFAH”. Nu’man bin Tsabit bin Zautha bin Mah atau yang populer dengan sebutan Abu Hanifah seorang ulama besar yang berasal dari Kufah. Beliau dilahirkan pada tahun 80 H/ 696 M dan wafat pada tahun 150 H/ 767 M. Abu Hanifah adalah seorang ulama yang mendahulukan menggunakan ro’yu dalam memecahkan sebuah masalah. Abu Hanifah semasa hidupnya tidak sempat menulis buku, namun Abu Hanifah memiliki banyak murid dan memiliki banyak pengukut. Banyak buku-bukunya yaitu buku al-Kafy yang dikarang oleh al-Hakim Asy-Syahid, yang disyarahkan oleh as-Sarkhasi yang berjumlah 30 jilid yang dinamakan dengan al-Mabsuth. Adapun yang menjadi permasalahan dalam skripsi ini adalah, pertama, bagaimana akibat li’an terhadap perkawinan menurut pemikiran Abu Hanifah. Kedua, bagaimana metode istinbat hukum yang digunakan Abu Hanifah dalam menyelesaikan masalah li’an. Penelitian ini adalah penelitian studi tokoh. Penelitian ini termasuk penelitian jenis kepustakaan (library research). Adapun sumber data pada penelitian ini dikategorikan kepada data skunder yaitu data pokok dan data pendukung. Data adalah karya Hanafiyah yang ditulis oleh Syamsuddin as Sarkhasi yaitu al-Mabsuth, sedangkan data pendukung adalah data yang didapat dari literatur-literatur dan buku-buku serta dokumen-dokumen yang berhubungan dengan penelitian. Maka data tersebut akan penulis bahas dengan menggunakan metode sebagai berikut: deduktif yaitu pengkajian kaidah-kaidah umum, kemudian dianalisa, dan diperoleh kesimpulan secara khusus. Induktif yaitu memaparkan data-data yang yang bersifat khusus, untuk selanjutnya dianalisa dan disimpulkan menjadi data yang bersifat umum. Deskriftif Kualitatif yaitu penulis juga memberikan gambaran secara umum dan sistematis, factual dan akurat tentang li’an dengan meneliti dan membahas data yang ada. Dan Conten analisis yaitu analisa secara ilmiyah tentang isi dari sebuah pesan suatu komunikasi, metode ini penulis gunakan untuk menganalisis data yang telah disajikan dan akhirnya mendapat suatu kesimpulan. Penelitian ini memberikan kesimpulan sebagai berikut: Abu Hanifah mengatakan bahwa apabila terjadi li’an antara suami istri, maka akibatnya sebagai talak atau haram sementara. Alasannya istri boleh kembali ke suami lagi apabila suami mengaku berdusta atas tuduhan yang telah dilontarkan dan atau salah seorang antara suami istri pasif untuk melakukan li’an. Kemudian li’an itu harus terjadi di depan pengadilan dan telah diputuskan oleh hakim. Serta li’an hanya bisa dilaksanakan pada pernikahan yang sah. Adapun metode istinbat hukum yang digunakan oleh Abu Hanifah adalah berdasarkan keumuman ayat tentang talak, jika suami saja yang meli’an tanpa istri, dan atau telah diketahui siapa yang berbohong diantara suami istri yang berli’an. Karena li’an merupakan salah satu bentuk dari perceraian. Tapi jika suami dan istri saling melakukan li’an, maka merujuk kepada hadits Nabi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.1 Sumber-sumber Agama Islam, Kitab Suci Agama Islam > 297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: Feni Marti Adhenova
Date Deposited: 14 Jan 2016 03:07
Last Modified: 14 Jan 2016 03:07
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/866

Actions (login required)

View Item View Item