MUHAMMAD MUKLIS.M, - (2025) PENGARUH NET OPERATING MARGIN, NON PERFORMING FINANCING, DAN FINANCING TO DEPOSIT RATIO TERHADAP NET OPERATING PROFIT AFTER TAX PADA BANK UMUM SYARIAH TAHUN 2021 – 2023. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
![]() |
Text
BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (543kB) |
|
|
Text
SKRIPSI LENGKAP KECUALI BAB IV.pdf Download (5MB) | Preview |
Abstract
Profitabilitas adalah indikator utama yang mencerminkan kesehatan keuangan bank dan mendukung keberlangsungan bisnis. Dalam hal ini, Net Operating Margin (NOM), Non Performing Financing (NPF), dan Financing to Deposit Ratio (FDR) dianggap sebagai faktor penting yang mempengaruhi Net Operating Profit After Tax (NOPAT). Dengan bertambahnya jumlah Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia, pemahaman yang lebih baik tentang faktor-faktor ini sangat diperlukan untuk meningkatkan kinerja dan daya saing bank syariah. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda untuk mengevaluasi pengaruh NOM, NPF dan FDR terhadap NOPAT pada BUS di Indonesia selama periode 2021 hingga 2023. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diambil dari laporan triwulan BUS yang diperoleh melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penelitian ini melibatkan 60 data yang dianalisis untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel-variabel tersebut Hasil uji parsial (uji t) menunjukkan bahwa NOM memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap NOPAT (7,404 > 2,00324), sementara NPF tidak berpengaruh signifikan secara negatif (-0,978 < 2,00324) dan FDR tidak signifikan secara parsial (1,669 < 2,00324). Uji simultan menunjukkan bahwa ketiga variabel secara bersama-sama memiliki pengaruh signifikan terhadap NOPAT dengan nilai f hitung 30,941 > 2,769. Nilai Adjusted R-Square sebesar 0,604, yang berarti 60,4% variasi NOPAT dapat dijelaskan oleh variabel independen dan sisanya sebesar 39,6% dijelaskan oleh variabel lain. Temuan ini menegaskan pentingnya optimalisasi NOM dalam meningkatkan profitabilitas BUS, serta perlunya evaluasi dan pengelolaan yang lebih baik terhadap NPF dan FDR. Saran yang diberikan kepada manajemen BUS adalah untuk lebih fokus pada peningkatan NOM melalui strategi pengelolaan biaya dan efisiensi operasional. Selain itu, perlu ada perhatian khusus terhadap pengelolaan risiko pembiayaan yang tercermin dalam rasio NPF, serta strategi dalam meningkatkan rasio FDR agar lebih efektif dalam menjalankan fungsi intermediasi. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk mengeksplorasi variabel lain yang mungkin mempengaruhi profitabilitas di sektor perbankan syariah.
Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Contributors: |
|
||||||||||||
Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Syari'ah | ||||||||||||
Depositing User: | Hacked fasih - | ||||||||||||
Date Deposited: | 22 Jan 2025 04:53 | ||||||||||||
Last Modified: | 22 Jan 2025 04:55 | ||||||||||||
URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/86154 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |