Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

IMPLIKASI GHADH AL- BASHAR DENGAN KETENANGAN HATI PERSPEKTIF BUYA HAMKA TAFSIR AL-AZHAR

AINAH SAPITRI HASIBUAN, - (2024) IMPLIKASI GHADH AL- BASHAR DENGAN KETENANGAN HATI PERSPEKTIF BUYA HAMKA TAFSIR AL-AZHAR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img] Text
HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (607kB)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI FULL.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “IMPLIKASI GHADH AL- BASHAR DENGAN KETENANGAN HATI PERSPEKTIF BUYA HAMKA TAFSIR AL-AZHAR” Pembahasan mengenai Ghad al-Basar (menundukkan pandangan) merupakan topik yang umum dikenal dalam Islam. Menundukkan pandangan dianggap penting karena pandangan dapat memicu lintasan dalam pikiran, yang kemudian dapat berkembang menjadi syahwat, keinginan, dan niat yang kuat. Penulis menggunakan Tafsir Al- Azhar yang merupakan Tafsir konterporer yang berhubungan dengan zaman modern sekarang yang bercorak adabi ijtima’i. Rumusan masalah dalam penelitian adalah Bagaimana penafsiran Ghadh al-Bashar menurut Buya Hamka, serta bagaimana Implikasi Ghadh al-Bashar dengan Ketenangan hati menurut perspektif Buya Hamka Tafsir Al- Azhar. Jenis penelitian skripsi ini adalah kepustakaan (Library Research) dengan sumber data primer dari kitab Tafsir Al- Azhar dan beberapa kitab Tafsir lainnya. Adapun hasil dari penelitian ini adalah menurut Buya Hamka menjaga pandangan bukan hanya sekedar tindakan fisik, akan tetapi mencakup sikap mental dan spiritual yang berasal dari rasa malu dan kesadaran akan keagungan Allah Swt. Membatasi penglihatan terhadap hal-hal yang tidak pantas sebagai bagian dari upaya menjaga kesucian jiwa dan menjaga kehormatan diri sebagai seorang muslimah yang beriman. menjaga kesucian disini adalah menjaga kemaluan yang di awali dengan menjaga pandangannya yang demikian itu merupakan perintah Allah secara mutlak. Salah satu bentuk ketaatan seorang muslim kepada Allah adalah bentuk dari ketakwaannya. Menahan pandangan termasuk menjaga kehormatan diri dan mendapatkan ganjaran surga. Hal ini sesuai dengan perintah dalam Al-Qur'an, seperti dalam Surah Al-Nur ayat 30-31, yang menekankan agar orang-orang beriman, baik laki-laki maupun perempuan, menahan pandangannya untuk menjaga kesucian hati dan agama. Kata kunci : Ghad al-Basar, ketenangan Hati, Tafsir Al-Azhar,

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorMasyhuri Putra, -2022047101masyhuri.putra@gmail.com
Thesis advisorMuhammad Yasir, -2006017802muhamamd.yasir@uin-suska.ac.id
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir
Depositing User: fushu -
Date Deposited: 25 Jul 2024 07:49
Last Modified: 25 Jul 2024 07:50
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/83492

Actions (login required)

View Item View Item