Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANAK DENGAN ORANG TUA PASCA PERCERAIAN DI DESA LEBUH LURUS KECAMATAN INUMAN KABUPATEN KUANTAN SINGINGI

LISTI SELLY, - (2024) KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANAK DENGAN ORANG TUA PASCA PERCERAIAN DI DESA LEBUH LURUS KECAMATAN INUMAN KABUPATEN KUANTAN SINGINGI. Skripsi thesis, UIN SUSKA RIAU.

[img]
Preview
Text
LISTIA SELLY- KECUALI BAB V.pdf - Published Version

Download (5MB) | Preview
[img] Text
BAB V- SELLY.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (745kB)

Abstract

ABSTRAK Nama : Listi Selly Program Studi : Ilmu Komunikasi Judul : Komunikasi Interpersonal Anak dengan Orang Tua Pasca Perceraian di Desa Lebuh Lurus Kecamatan Inuman Kabupaten Kuantan Singingi Penelitian ini bertujuan untuk memahami komunikasi interpersonal antara anak dengan orang tua pasca perceraian di Desa Lebuh Lurus, Kecamatan Inuman, Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya pengetahuan masyarakat terhadap komunikasi interpersonal yang selalu dianggap kurang baik di dalam keluarga yang sudah bercerai. Pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi digunakan untuk menggali pengalaman subjektif anak-anak dalam konteks tersebut, berdasarkan teori pemeliharaan hubungan Joseph DeVito. Informan di dalam penelitian ini berjumlah 6 Informan yang terdiri dari dua keluarga yang mengalami perceraian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceraian mempengaruhi dinamika komunikasi antara anak dan orang tua, dengan munculnya tantangan emosional dan kebutuhan adaptasi. Tantangan emosional setelah perceraian dapat mencakup beberapa hal yang mempengaruhi kesejahteraan mental dan emosional seseorang seperti kesedihan, kecemasan, kesepian, kemarahan, rasa bersalah, stigma dan penilaian dalam masyarakat dan proses penyesuaian. Sedangkan adabtasi setelah perceraian merupakan proses panjang di mana seseorang beradabtasi dengan perubahan besar di dalam kehidupan mereka setelah pernikahan berakhir. Analisis mendalam mengungkapkan bahwa faktor keterbukaan, dukungan emosional, dan upaya aktif dari kedua orang tua dalam memelihara hubungan dengan anak sangat berperan dalam menjaga komunikasi yang efektif. Studi ini juga menemukan bahwa lingkungan desa memberikan konteks sosial yang unik yang mempengaruhi cara anak dan orang tua berinteraksi pasca perceraian. Temuan ini menekankan pentingnya strategi komunikasi yang responsif dan dukungan komunitas dalam membantu anak menghadapi perubahan pasca perceraian. Kata Kunci : Komunikasi Interpersonal, Perceraian, Pemeliharaan Hubungan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorRusyda Fauzana, -1004058402rusyda@uin-suska.ac.id
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Komunikasi
Depositing User: fdk -
Date Deposited: 21 Jul 2024 06:40
Last Modified: 21 Jul 2024 06:40
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/83121

Actions (login required)

View Item View Item