Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

STUDI PEMIKIRAN MUHAMMAD ALI AL-SHABUNI MENGENAI MASA IDDAH WANITA HAMIL YANG DITINGGAL MATI OLEH SUAMI

HIKMAL ABROR, - (2024) STUDI PEMIKIRAN MUHAMMAD ALI AL-SHABUNI MENGENAI MASA IDDAH WANITA HAMIL YANG DITINGGAL MATI OLEH SUAMI. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI HIKMAL ABROR.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Hikmal Abror, (2024) :STUDI PEMIKIRAN MUHAMMAD ALI ALSHABUNI MENGENAI MASA IDDAH WANITA HAMIL YANG DITINGGAL MATI OLEH SUAMI Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pendapat Muhammad Ali Al-Shabuni, tentang iddah diatur dalam islam sejak terjadinya perceraian yang diperuntukkan bagi perempuan yang memiliki rahim dan mengalami kehamilan. namun yang jadi permasalahan disini adalah mengenai bila seorang istri yang sedang hamil, kemudian suaminya meninggal dunia, masa „iddah mana yang harus dilakukan. Penelitian ini akan fokus pada rumusan masalah yaitu: bagaimana pemikiran Muhammad Ali Al-Shabuni di dalam kitab rawai‟al-bayan tafsir ayat al-ahkam min Al-Qur‟an mengenai masa „iddah bagi wanita hamil yang ditinggalkan oleh suaminya dan bagaimana istinbath hukum masa „iddah wanita hamil yang ditinggalkan suaminya. Tujuan penelitian untuk mengetahui pemikiran Muhammad Ali Al-Shabuni di dalam kitab rawai‟al-bayan tafsir ayat al-ahkam min Al-Qur‟an mengenai masa „iddah bagi wanita hamil yang ditinggalkan oleh suaminya dan istinbath hukum masa „iddah wanita hamil yang ditinggalkan suaminya. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka (library research) dengan bahan Hukum Primer adalah kitab rawa‟i al-bayan tafsir ayat al-ahkam min Al- Qur‟an karya Al-Shabuni. Teknik pengumpulan data menggunakan metode studi pustaka dengan membaca dan menganalisis kitab-kitab yang berkaitan dengan permasalahan yang diteliti. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa: hukum masa iddah bagi wanita hamil yang ditinggal mati oleh suaminya menurut Muhammad Ali Al-Shabuni di dalam kitab rawai' al-bayan tafsir ayat al-ahkam min Al-Qur‟an ialah wajib dan masa iddahnya yaitu sampai ia melahirkan. Istinbanth hukum yang digunakan oleh Muhammad Ali Al-Shabuni adalah dengan cara menggunakan Al-Qur‟an dan Al- Sunnah. Kata Kunci: Iddah, Hamil, Kematian.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorAhmad Fauzi, -2123017601fauziuinsuska@gmail.com
Thesis advisorZulfahmi Bustami, --bnzulfahmi@gmail.com
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: fasih -
Date Deposited: 20 Jul 2024 06:40
Last Modified: 20 Jul 2024 06:43
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/83034

Actions (login required)

View Item View Item