Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

PEMAHAMAN KATA KURSIY DALAM AL QUR’AN (STUDI KOMPARATIF ANTARA WAHBAH ALZUHAILIY DENGAN AHMAD HASAN)

MUHAMMAD ALI RITONGA, - (2024) PEMAHAMAN KATA KURSIY DALAM AL QUR’AN (STUDI KOMPARATIF ANTARA WAHBAH ALZUHAILIY DENGAN AHMAD HASAN). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI GABUNGAN TANPA BAB IV ALI RITONGA.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV HASIL PENELITIAN MUHAMMAD ALI RITONGA.pdf

Download (856kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul “PEMAHAMAN KATA KURSIY DALAM AL QUR’AN (STUDI KOMPARATIF ANTARA WAHBAH AL-ZUHAILIY DENGAN AHMAD HASAN)”. Dalam Al-Quran, istilah kursiy atau arsy memiliki makna penting yang berkaitan dengan konsep kekuasaan dan keagungan Allah SWT. Kata kursiy secara harfiah berarti tempat duduk atau takhta dan sering kali digunakan dalam konteks pemberi di samping itu, terdapat konsep arsy yang berkaitan erat dengan kursiy. Arsy-Nya adalah singgasana atau takhta Allah yang melambangkan kekuasaan dan keagungan-Nya. Dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-kualitatif, yaitu mengumpulkan data-data dan informasi dengan bantuan bermacam-macam material yang terdapat di perpustakaan. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini ada 2 yakni sumber data primer dan sekunder. Sumber data primer dalam penelitian ini menggunakan kitab-kitab tafsir seperti Tafsir Al-Munir, dan Tafsir Al-Furqan. Berdasarkan analisis penulis untuk menjawab dari rumusan masalah yaitu: Makna lafal kursiy menurut Wahbah alZuhailiy dalam tafsir al-munir ialah kitab tafsir al-Munir firman Allah SWT, yang Artinya “Kursiy Allah meliputi langit dan bumi". Kursiy Allah atau ilmu Allah meliputi langit dan bumi. Kitab tafsir al-Munir makna lafal Kursiy ini yaitu menerangkan tentang kebesaran ciptaan Allah Ta'ala. Tafsir al-Furqon makna kursiy itu adalah kita percaya bahwa kursiy tersebut, besarnya sama dengan bumi dan langit, tetapi kita tidak perlu menenentukan keadaan yang sebenarnya. Kita juga tidak perlu menyelidiki tentang hakikatnya. Dalam hal ini, tidak bisa menerima pendapat tanpa berdasarkan Nash dari Nabi saw. Kata Kunci: Kursiy, Al-Qur’an, Studi Komparatif

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorNIXSON, -2013016701nixson.husin@uin-suska.ac.id
Thesis advisorSukiyat, -2010107001sukiyat@uin-suska.ac.id
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir
Depositing User: fushu -
Date Deposited: 19 Jul 2024 03:52
Last Modified: 19 Jul 2024 03:53
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/82555

Actions (login required)

View Item View Item