Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

MENELUSURI MAKNA KESEDIHAN PERSPEKTIF ULAMA TAFSIR (Kajian Mutaradif dalam al-Qur’an)

DEVI DAMAYANTI SITORUS, - (2024) MENELUSURI MAKNA KESEDIHAN PERSPEKTIF ULAMA TAFSIR (Kajian Mutaradif dalam al-Qur’an). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
GABUNGAN KECUALI BAB IV.pdf

Download (3MB) | Preview
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Menelusuri makna kesedihan perspektif ulama tafsir (Kajian Mutaradif dalam al-Qur‟an)”. Dalam mengungkap makna Sedih, al-Qur‟an menggunakan beberapa term seperti al-Hazn/al-Huzn, Asaa dan al-Asaf. Ketiga lafazh ini secara harfiyah sering kali diartikan dengan sedih. Akan tetapi, konteks dari sedih yang dimaksud di sini adalah berbeda. Adapun penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan makna dari ketiga lafazh tersebut dengan melihat dari berbagai penafsiran para mufassir. Rumusan masalah yang dipaparkan dalam skripsi ini adalah apa saja lafazh yang bermakna sedih dalam al-Qur‟an, bagaimana penafsiran tiap lafazh yang bermakna sedih menurut ulama tafsir dan apa perbedaan dan persamaan tiap-tiap lafazh. Penelitian ini menggunakan metode tematik dengan jenis penelitian berbentuk libarary research yaitu penelitian yang menitikberatkan pada literatur dengan cara menganalisis muatan isi dari literatur-literatur yang terkait dengan objek penelitian, baik dari data primer maupun data sekunder. Adapun hasil temuan dalam skripsi ini adalah Pertama, terdapat tiga lafazh yang di dalam al- Qur‟an memiliki makna sedih yaitu al-Hazn/al-Huzn, Asaa dan al-Asaf. Kata al-Hazn/al-Huzn terulang sebanyak 42 kali dalam al-Qur‟an, kata Asaa terulang sebanyak 4 kali dan kata al-Asaf terulang sebanyak 4 kali dalam al-Qur‟an. Kedua, penggunaan ketiga lafazh tersebut yaitu, al-Hazn/al-Huzn seringkali digunakan apabila sedihnya yang disebabkan karena kegundahan atau kegelisahan hati. Asaa menunjukkan sedih karena kehilangan sesuatu yang dicintai atau dimiliki dan al-Asaf terkadang diartikan sebagai amarah atau sedih karna amarah. Kata kunci: Makna, Sedih, Mutaradif

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorMasyhuri Putra2022047101Masyhuri.putra@uin-suska.ac.id
Thesis advisorWilaela2002086801wilaela@uin-suska
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.1 Sumber-sumber Agama Islam, Kitab Suci Agama Islam > 297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir
000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir
Depositing User: fushu -
Date Deposited: 18 Jul 2024 03:15
Last Modified: 18 Jul 2024 03:17
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/82158

Actions (login required)

View Item View Item