MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SAINS PADA MATERI DAUR AIR DAN PERISTIWA ALAM MELALUI STRATEGI IDENTITAS KORPORAT SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 004 MAKMUR SEJAHTERA KECAMATAN GUNUNG SAHILAN KABUPATEN KAMPAR

Evimawati, (2012) MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SAINS PADA MATERI DAUR AIR DAN PERISTIWA ALAM MELALUI STRATEGI IDENTITAS KORPORAT SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 004 MAKMUR SEJAHTERA KECAMATAN GUNUNG SAHILAN KABUPATEN KAMPAR. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2012_2012516.pdf

Download (434kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sains di kelas V SDN 004 Makmur Sejahtera Kecamatan Gunung Sahilan Kabupaten Kampar. Gejala yang terlihat dari 25 orang siswa hanya 11 orang (44%) yang telah mencapai nilai di atas KKM yang telah ditetapkan. Siswa terkesan sulit untuk menjawab soal ulangan, hal ini terlihat ketika dilakukan ulangan hanya 11 orang siswa (44%) yang dapat menjawab soal dengan benar, sebagian siswa dari 25 orang siswa tidak dapat menyelesaikan tugas yang diberikan guru, baik pekerjaan di kelas maupun pekerjaan rumah, dan siswa yang remedial setelah ujian mencapai 56% dari jumlah siswa 25 orang. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah apakah hasil belajar Sains Pada Materi Daur Air dan Peristiwa Alam siswa kelas V SDN 004 Makmur Sejahtera Kecamatan Gunung Sahilan Kabupaten Kampar dapat ditingkatkan melalui Strategi identitas korporat. Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V tahun pelajaran 2010-2011 dengan jumlah siswa sebanyak 25 orang. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah penerapan Strategi Identitas Korporat untuk meningkatkan hasil belajar Sains. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan teknik observasi, dan tes. Strategi Identitas Korporat menyimpulkan dapat meningkatkan hasil belajar Sains pada materi Daur Air dan Peristiwa Alam Siswa Kelas V SDN 004 Makmur Sejahtera Kecamatan Gunung Sahilan Kabupaten Kampar. Hasil belajar siswa jauh lebih meningkat dibandingkan pada sebelum tindakan. Sebagaimana diketahui ketuntasan belajar siswa pada siklus II meningkat menjadi 22 orang (88,00%) siswa yang tuntas. Sedangkan 3 orang siswa (12,00%) belum tuntas, artinya hasil belajar siswa pada siklus II telah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal yang telah ditetapkan sebesar 75%, adapun Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditetapkan dalam penelitian ini adalah 65.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 372 Pendidikan Dasar > 372.2 Sekolah Dasar, SD
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Ms Mutiara Jannati
Date Deposited: 29 Sep 2016 10:36
Last Modified: 04 Oct 2016 03:00
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/8066

Actions (login required)

View Item View Item