PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH NOMOR 12 TAHUN 2007 TENTANG PENGATURAN KEWENANGAN DESA (STUDI PEMBERDAYAAN DAN PELESTARIAN LEMBAGA ADAT) DI DESA SAWAH KECAMATAN KAMPAR UTARA DITINJAU MENURUT FIQIH SIYASAH

Suherdi, (2011) PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH NOMOR 12 TAHUN 2007 TENTANG PENGATURAN KEWENANGAN DESA (STUDI PEMBERDAYAAN DAN PELESTARIAN LEMBAGA ADAT) DI DESA SAWAH KECAMATAN KAMPAR UTARA DITINJAU MENURUT FIQIH SIYASAH. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2011_2011242.pdf

Download (354kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berjudul Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2007 Tentang Pengaturan Kewenangan Desa (Studi Pemberdayaan dan Pelestarian Lembaga Adat) di Desa Sawah Kecamatan Kampar Utara Ditinjau menurut Fiqih Siyasah. Pelaksanaan peraturan daerah yang dimaksud disini adalah transparansi pemerintah dalam menjalankan pemerintahannya. Latar belakang pemilihan judul ini adalah karena ingin mengetahui bagaimana pelaksanaan Peraturan Tentang Pemberdayaan dan Pelestarian Lembaga Adat pada pemerrintahan desa sawah, untuk mengetahui bagaimana keberadaan lembaga adat desa sawah, untuk mengetahui faktor kendala dan pendukung terhadap pelaksanaan peraturan daerah studi pemberdayaan dan pelestarian lembaga adat, serta tinjauan menurut Fiqih Siyasah. Populasi dalam penelitian ini adalah Kepala Desa, sekretaris desa, ketua BPD dan Pemuka Adat Desa Sawah Kecamatan Kampar Utara. Dengan teknik sensus. Jenis data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder dikumpulkan melalui wawancara, dan tinjauan pustaka. Analisis data dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif yang disajikan secara induktif. Hasil penelitian ini diketahui pelaksanaan Peraturan daerah tentang pengaturan kewenangan desa studi pemberdayaan dan pelestarian lembaga adat pada pemerintahan Desa Sawah secara umum kuarang baik, dikarenakan lembaga adat desa sawah belum dapat melaksanakan perannya dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan daerah tentang pemberdayaan dan pelestarian lembaga adat, pada pemerintahan desa sawah, dapat dilihat dari aspek keaktifan lembaga adat, tidak berjalan sebagaimana mestinya, lembaga adat tidak pernah di ikut sertakan dalam rapat desa. Adapun factor kendalanya adalah kurangnya pengetahuan kepala desa dan aparat desa tentang peraturan daerah dan tentang masalah adat, kurangnya pengetahuan kepala desa tentang adat istiadat, dan rendahnya latar belakang pendidikan aparatur desa dan pemuka adat, tentang peraturan daerah tersebut, dan pelaksanaan peraturan daerah tentang pemberdayaan dan pelestarian lembaga adat pada Desa Sawah belum berjalan di

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam > 297.272 Islam dan Ilmu Politik, Politik Islam, Fundamentalisme Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Tata Negara (Siyasah)
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 13 Jan 2016 08:45
Last Modified: 13 Jan 2016 08:45
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/798

Actions (login required)

View Item View Item