PERAN KOMUNIKASI KELOMPOK DALAM MELESTARIKAN TRADISI SIRAMAN DI DESA MUARAJAYA KECAMATAN KEPENUHAN HULU KABUPATEN ROKAN HULU

Dewi Rohana, (2013) PERAN KOMUNIKASI KELOMPOK DALAM MELESTARIKAN TRADISI SIRAMAN DI DESA MUARAJAYA KECAMATAN KEPENUHAN HULU KABUPATEN ROKAN HULU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2013_201398KOM.pdf

Download (350kB) | Preview

Abstract

Adapun judul penelitian ini adalah Peran Komunikasi Kelompok Dalam Melestarikan Tradisi Siraman Di Desa Muara Jaya Kecamatan Kepenuhan Hulu Kabupaten Rokan Hulu. Berkurangnya keinginan untuk melaksanakan tradisi siraman, setidaknyamasyarakat turut serta melestarikan tradisi siraman. Tradisi siraman ini merupakan suatu adat yang dimiliki oleh suku Jawa dan pelaksanaan tradisi siraman ini dilakukan sehari sebelum akad nikah dilaksanakan. Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pelestarian kebudayaan juga penting, maka perlu diberikan informasi serta sosialisasi kepada masyarakat. Untuk melihat peran komunikasi kelompok yang dilakukan oleh masyarakat Desa Muara Jaya maka harus diadakan penelitian agar mendapatkan hasil yang akurat. Adapun permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana peran komunikasi kelompok dalam melestarikan tradisi siraman di Desa Muara Jaya Kecamatan Kepenuhan Hulu Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran komunikasi kelompok dalam melestarikan tradisi siraman di Desa Muara Jaya. Subjek dalam penelitian ini adalah tokoh adat dan tokoh masyarakat Desa Muara Jaya, sedangkan objek dalam penelitian ini adalah peran komunikasi dalam melestarikan tradisi siraman. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 15 orang, penulis hanya mengambil 5 orang dijadikan sampel karena lima (5) orang yang dijadikan sampel ini memiliki karakteristik tertentu. Karakteristik dari 5 orang yang dijadikan sampel ini dilihat keikut sertaan tokoh adat dan tokoh masyarakat dalam kegiatan tradisi siraman. Dalam penelitian ini penulis menggunakan sampel purposif (sampel bertujuan). Alat pengumpulan data yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisis data, peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa peran komunikasi kelompok dalam melestarikan tradisi siraman ini terlihat dari keikut sertaan masyarakat dalam pelaksanaan tradisi siraman, serta juga terlihat dari adanya masyarakat yang melaksanakan tradisi siraman pada anak mereka (masyarakat). Adapun bentuk komunikasi kelompok yang dilakukan oleh tokoh adat dan tokoh masyarakat ini adalah dengan cara memberikan informasi, secara langsung dengan masyarakat (face to face),memberi nasehat, melibatkan masyarakat dalam acara siraman, memberikan fasilitas untuk pelaksanaan tradisi siraman serta menyumbangkan tenaga dan dana untuk membantu masyarakat yang ingin menggunakan tradisi siraman. Hal lain yang dilakukan kelompok Desa Muara Jaya dengan menjadi pemandu acara siraman, mengatur jalanya acara siraman, dan menjadi ketua panitia acara siraman.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 302 Interaksi Sosial, Hubungan Antarpersonal > 302.2 Komunikasi
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Komunikasi
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 22 Sep 2016 07:02
Last Modified: 22 Sep 2016 07:02
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/7932

Actions (login required)

View Item View Item