Penerapan Bahasa Jurnalistik Pada Intro Feature di Surat Kabar Harian Pagi Riau Pos

Anisa Azizah, (2013) Penerapan Bahasa Jurnalistik Pada Intro Feature di Surat Kabar Harian Pagi Riau Pos. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2013_2013153KOM.pdf

Download (266kB) | Preview

Abstract

Keikutsertaan media dalam membangun masyarakat ini sesuai dengan sifat, fungsi dan misi, yaitu terbuka, mencerdaskan masyarakat lewat tulisan- tulisannya dan sebagai kontrol sosial dalam masyarakat. Dalam perspektif jurnalistik, setiap informasi yang disajikan kepada khalayak, bukan saja harus benar, jelas dan akurat, melainkan juga harus menarik, membangkitkan minat dan selera baca (surat kabar, majalah), selera dengar (radio siaran), dan selera menonton (televisi). Oleh karena itu penggunaan bahasa yang digunakan juga bahasa yang cocok untuk ditangkap dengan cepat, yaitu sederahana, jelas dan langsung. Feature termasuk salah satu bentuk berita yang populer, maka bentuk pesan, uraian dan cerita yang disajikan dalam feature haruslah merupakan fakta objektif dan penulisan isi feature merujuk pada kaedah bahasa jurnalistik., feature merupakan sebuah karya dari jurnalistik yang salah satunya sudah menjadi sebuah rubrik di Riau Pos, feature di Riau Pos terbit satu kali dalam seminggu pada halaman 24 pada hari minggu Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan bahasa jurnalistik pada Intro feature di surat kabar harian pagi Riau Pos. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan Bahasa Jurnalistik pada Intro feature di Surat Kabar Harian Pagi Riau Pos Edisi Januari s/d April 2013 yaitu selama 4 bulan yaitu sebanyak 17 sample intro feature. Metode yang digunakan adalah teknik analisis isi (content anlisys) dengan metode deskriptif kualitatif, yaitu menggunakan angka-angka dan selanjutnya diproses dengan menggunakan tabel-tabel persentase. Setelah dianalisa maka dapat disimpulkan bahwa berdasarkan hasil analisis data dan penyajian data yang terdapat pada Bab III dan Bab IV, penerapan bahasa jurnalistik yang dilakukan oleh wartawan surat kabar harian pagi Riau Pos adalah cukup diterapkan. Hal ini diketahui dari frekuensi yang diterapkan (tidak terjadi kesalahan) berjumlah 55 atau 58%. Sedangkan frekuensi yang tidak diterapkan (terjadi kesalahan) berjumlah 40 atau 42% dari indikator yang telah ditetapkan yaitu ringkas, jelas, tertib, singkat dan menarik. Jadi masih perlu perhatian terhadap penerapan bahasa jurnalistik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 302 Interaksi Sosial, Hubungan Antarpersonal > 302.2 Komunikasi
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Komunikasi
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 21 Sep 2016 20:04
Last Modified: 21 Sep 2016 20:04
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/7857

Actions (login required)

View Item View Item