MEKANISME KERJA HUMAS PEMERINTAH PROVINSI RIAU DALAM MEMBUAT KONSEP PIDATO GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR

Ella Novia Sari, (2013) MEKANISME KERJA HUMAS PEMERINTAH PROVINSI RIAU DALAM MEMBUAT KONSEP PIDATO GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2013_2013124KOM.pdf

Download (771kB) | Preview

Abstract

Bagian Publikasi merupakan salah satu bidang yang bernaung dibawah Humas Pemerintah Provinsi Riau. Salah satu tugas pokok Bagian Publikasi adalah membuat konsep pidato Gubernur dan Wakil Gubernur. Membuat Pidato pejabat bukanlah hal yang mudah karena staff editor harus mampu membuat konsep pidato sebaik mungkin, dan dari konsep pidato tersebut akan dinilai langsung oleh atasan, dan akan dijadikan salah satu tolok ukur kepakaran, kemampuan, dan keterampilannya dalam melaksanakan seluruh tugas.Mekanisme kerja pembuatan konsep pidatoinilah yang dikaji oleh penulis. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana mekanisme kerja Humas Pemerintah Provinsi Riau dalam membuat konsep pidato Gubernur dan Wakil Gubernur. Adapun metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Kegiatan yang dilakukan dalam metode penelitian tersebut yaitu pengumpulan data berdasarkan kenyataan di lapangan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan data yang diperoleh melalui Rekam kemudian direduksi dan dianalisis dalam bentuk kata- kata, diedit dan dapatlah kesimpulan dan hasil. Tugas mengenai pembuatan konsep pidato Gubernur dan Wakil Gubernur diatur oleh Peraturan Gubernur No 11 tahun 2009 Tentang Uraian Tugas Sekretaris Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat daerah Provinsi Riau. Hasil dari penelitian ini adalah Mekanisme Kerja Humas dalam membuat konsep pidato Gubernur dan Wakil Gubernur memiliki 7 tahapan yaitu: menyusun out line pidato, mengumpulkan data atau informasi, menyusun draf pidato, editing pidato, verifikasi pidato, finishing pidato, dan Publikasi-penyerah. Analisa penulis berdasarkan teori dapat disimpulkan bahwa konsep pidato Gubernur dan Wakil Gubernur sudah cukup baik karena telah memenuhi Kriteria prinsip penyusunan naskah pidato yang terdiri dari kesatuan, hubungan dan penekanan. Namun juga ada beberapa hal yang belum diterapkan dalam konsep pidato Gubernur dan Wakil Gubernur, sistem lambang dalam konsep pidato Gubernur dan Wakil Gubernur masih salah karena tidak menggunakan sistem lambang atau kombinasi hal tersebut akan berakibat fatal karena akan dapat membuat bingung Gubernur dan Wakil Gubernur. Selain itu juga mengumpulkan data dan informasi melalui buku atau studi literatur masih belum diterapkan. Dilain sisi, data penunjang melalui buku akan membuat konsep pidato yang lebih berkualitas. Dimana isi pidato tersebut akan tergambarkan bahwa orator memiliki pengetahuan yang luas dan kredibilitas yang tinggi. Konsep pidato Gubernur dan Wakil Gubernur bersifat baku , Resmi dan tidak berubah. Pidato umum tidak dapat diterapkan dalam konsep pidato Gubernur da Wakil Gubernur karena pidato Pejabat telah ditetapkan formatnya. Pembuatan konsep pidato Gubernur dan Wakil Gubernur yang dikerjakan oleh Bagian Publikasi diberikan jangka waktu yang sangat singkat sehingga membatasi daya piker dan konsentrasi staff editor. Selain waktu yang relative singkat, terkadang kekurangan isi juga menjadi masalah dalam pembuatan konsep pidato Gubernur dan wakil Gubernur.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 302 Interaksi Sosial, Hubungan Antarpersonal > 302.2 Komunikasi
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Komunikasi
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 21 Sep 2016 19:19
Last Modified: 21 Sep 2016 19:19
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/7841

Actions (login required)

View Item View Item