PENERAPAN KODE ETIK JURNALISTIK DALAM PENULISAN BERITA KRIMINAL PADA HARIAN VOKAL (Studi Analisis Isi Edisi 1 Desember 2012 – 31 Januari 2013)

Nurwina, (2013) PENERAPAN KODE ETIK JURNALISTIK DALAM PENULISAN BERITA KRIMINAL PADA HARIAN VOKAL (Studi Analisis Isi Edisi 1 Desember 2012 – 31 Januari 2013). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2013_2013105KOM.pdf

Download (343kB) | Preview

Abstract

Kebebasan pers untuk mempublikasi kejadian-kejadian yang terbuka seperti tidak memiliki batasan sebuah pemberitaan dalam media massa. Di kalangan dunia pers, pers dinilai sudah menyimpang dari kode etik. Tulisan atau pena seorang wartawan cukup berbicara satu kali, melekat terus dalam hati masyarakat dan menjadi buah tutur setiap hari. Maka wartawan dituntut untuk lebih teliti. Pada saat ini masih ada media dalam menulis berita khusunya berita kriminal yang melanggar Kode Etik Jurnalistik baik dari segi penulisan, segi pembuatan gambar-gambar, maupun segi bahasa. Oleh karena itu media harus mematuhi dan memahami Kode etik Jurnalistik sebelum penulisan berita itu dinaikan untuk dicetak. Sebagaimana diketahui kebebasan sebagai sarana terpenuhinya hak asasi manusia untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi. Kode etik jurnalistik adalah aturan prinsip yang dirumuskan oleh pengemban etika, mereka adalah orang-orang professional yang mengemban profesi. Kode etik tidak dibuat sebagai cara yang mendetail dalam pemecahan masalah etika, tapi prinsip umum yang dapat mendorong pilihan moral. Persoalan yang ingin diungkap dalam skripsi ini. sejauh apakah penerapan kode etik jurnalistik dalam menulis berita kriminal pada Harian Vokal Teknik-teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dokumentasi, sedangkan teknik analisa data yang digunakan analisis isi dengan metode deskriptif kuantitatif, yaitu dengan menggunakan angka-angka dan selanjutnya diproses dengan menggunakan tabel presentase. Dengan kriteria apabila mencapai nilai pelanggaran 76%- 100% tidak menerapkan kode eti jurnalistik, bila mencapai nilai pelanggaran 56%-75% cukup menerapkan kode etik jurnalistik, bila mencapai nilai pelanggaran 40%-55% menerapkan, dan apabila nilai pelanggaran kurang dari 40% sangat menerapkan dengan menggunakan rumus: Dari hasil penelitian ini terhitung datang 1 Desember 2012-31 Januari 2013 dapat disimpulkan bahwa media Harian Vokal dalam penggunaan kode etik jurnalistik dalam menulis berita kriminal sangat menerapkan karena disukung dari hasil tingkat pelanggaran yang didapat dengan nilai 1,211%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 302 Interaksi Sosial, Hubungan Antarpersonal > 302.2 Komunikasi
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Komunikasi
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 21 Sep 2016 18:47
Last Modified: 21 Sep 2016 18:47
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/7829

Actions (login required)

View Item View Item