MENINGKATKAN MOTIVASI BERBICARA BAHASA ARAB MURID KELAS II MADRASAH TSANWIYAH DENGAN MENGGUNAKAN METODE COUNSELING LEARNING DI MADRASAH TSANWIYAH MIFTAHUDDIN SIALANG KUBANG KAMPAR

Sandra, (2011) MENINGKATKAN MOTIVASI BERBICARA BAHASA ARAB MURID KELAS II MADRASAH TSANWIYAH DENGAN MENGGUNAKAN METODE COUNSELING LEARNING DI MADRASAH TSANWIYAH MIFTAHUDDIN SIALANG KUBANG KAMPAR. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2011_2011766.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya movtivasi berbicara bahasa Arab siswa kelas dua Mts Miftahuddin. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah penggunaan metode konseling learning dapat meningkatkan motivasi berbicara bahasa arab siswa kelas II Mts Miftahuddin Sialang Kubang Kampar. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas II Mts Miftahuddin Sialang Kubang Kampar berjumlah 16 orang. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah penggunaan metode konseling learning dapat meningkatkan motivasi berbicara bahasa arab siswa kelas II Mts Miftahuddin Sialang Kubang Kampar. Adapun waktu penelitian ini dilaksanakan bulan Maret sampai dengan Mei 2011. Agar penelitian tindakan kelas ini berhasil dengan baik, maka peneliti menyusun tahapan-tahapan yang dilalui dalam penelitian tindakan kelas, yaitu : 1) Perencanaan, 2) Pelaksanaan tindakan, 3) Observasi, dan 4) Refleksi. Berhasilnya penerapan konseling learning, diketahui dari adanya peningkatan hasil belajar bahasa Arab siswa pada setiap siklus baik pada siklus I, II dan III. Pada siklus I tanpa tindakan pertemuan pertama, hasil belajar bahasa Arab siswa adalah 57,272 % dengan kategori “ cukup ” karena berada pada interval 56-75 %. Pada siklus I dengan tindakan pertemuan kedua hasil belajar bahasa Arab siswa meningkat dengan persentase 70,31 % dengan kategori “ cukup ” karena berada pada interval 56-75 %. Setelah diadakan perbaikan proses pembelajaran pada siklus II pertemuan ketiga, hasil belajar bahasa Arab siswa meningkat dengan persentase 70,86 % dngan kategori “ cukup ” berada pada interval 56-75%, dan diadakan lagi perbaikan proses pembelajaran pada siklus III pertemuan ke empat, hasil belajar bahasa arab siswa 78,13% dengan katagori “tinggi” berada pada interval 75-100%. Hal ini menunjukkan bahwa perbaikan proses pembelajaran bahasa Arab melalui penerapan konseling learning dapat dikatakan berhasil.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 373 Pendidikan Tingkat Sekolah Lanjutan > 373.236 Sekolah Menengah Pertama, SMP
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Bahasa Arab
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 12 Jan 2016 09:03
Last Modified: 12 Jan 2016 09:03
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/769

Actions (login required)

View Item View Item