Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

FENOMENA PERNIKAHAN SIRI DI KABUPATEN KAMPAR PERSPEKTIF SOSIOLOGI HUKUM ISLAM (Studi Kasus Kecamatan Kampar dan Kecamatan Tambang)

MUHAMMAD SYAHRUL, - (2023) FENOMENA PERNIKAHAN SIRI DI KABUPATEN KAMPAR PERSPEKTIF SOSIOLOGI HUKUM ISLAM (Studi Kasus Kecamatan Kampar dan Kecamatan Tambang). Thesis thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (750kB)
[img]
Preview
Text
TESIS MUHAMMAD SYAHRUL.pdf

Download (11MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Muhammad Syahrul (2023) : Fenomena Pernikahan Siri Di Kabupaten Kampar Perspektif Sosiologi Hukum Islam (Studi Kasus Kecamatan Kampar dan Kecamatan Tambang) Pernikahan merupakan sunnatullah yang umum dan berlaku pada semua makhluk-Nya, baik pada manusia, hewan maupun tumbuh-tumbuhan. Islam memandang bahwa pernikahan merupakan sesuatu yang luhur dan sakral, bermakna ibadah kepada Allah, mengikuti Sunnah Rasulullah dan dilaksanakan atas dasar keikhlasan, tanggung jawab, dan mengikuti ketentuanketentuan hukum yang harus diindahkan. Dalam pandangan Islam, perkawinan bukanlah hanya untuk urusan perdata semata, bukan pula sekedar urusan keluarga dan masalah budaya, tetapi berkaitan dengan masalah dan peristiwa agama, oleh karena perkawinan itu dilakukan untuk memenuhi ketentuan Allah SWT dan Nabi SAW. Nikah siri merupakan pernikahan secara rahasia atau pernikahan yang tidak diketahui orang tuanya seperti kawin lari, nikah secara diam-diam, nikah yang tidak diketahui oleh orang banyak dan tidak diketahui oleh pemeintah yang sah dalam arti nikahnya tidak dicatatkan di Pegawai Pencatat Nikah. Pernikahan siri juga sering dijadikan suatu cara untuk melakukan poligami secara bebas tanpa mengikuti prosedur. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan atau field researc, penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini terkait fenomena nikah siri di kabupaten kampar studi kasus kecamatan Kampar dan Kecamatan Tambang. Masalah perkawinan siri saat ini masih diperbincangkan atau diperdebatkan oleh ulama. Fenomena nikah siri yang terjadi di karenakan beberapa faktor diantaranya, faktor ekonomi, faktor administrasi dan faktor hamil diluar nikah. Dalam pandangan sosiologis hukum Islam ada beberapa aspek yang harus diperhatikan menyingkapi masalah ini diantaranya kurangnya perhatian masyarakat terhadap akibat nikah siri yang dilaksanakan, nikah siri dalam hukum islam adalah sah, namun secara normatif hukum tidak memiliki kekuatan hukum jika terjadinya perceraian. Pernikahan siri juga dianggap merugikan perempuan dan anak, selain istri tidak mendapatkan haknya atas harta gono gini, juga anak tidak akan mendapatkan haknya sebagai ahli waris. Kata kunci: Nikah Siri, kawin tidak tercatat

Item Type: Thesis (Thesis)
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Program Pascasarjana > S2 > Hukum Keluarga
Depositing User: pps -
Date Deposited: 04 Jan 2024 04:30
Last Modified: 04 Jan 2024 04:30
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/76379

Actions (login required)

View Item View Item