Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

PEMBERIAN NAFKAH KELUARGA DARI HASIL PENAMBANGAN EMAS DI KECAMATAN KUANTAN MUDIK MENURUT TINJAUAN HUKUM ISLAM

MUHAMAD NUR RIVALDI, - (2023) PEMBERIAN NAFKAH KELUARGA DARI HASIL PENAMBANGAN EMAS DI KECAMATAN KUANTAN MUDIK MENURUT TINJAUAN HUKUM ISLAM. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (665kB)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI MUHAMMAD NUR RIVALDI.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Muhamad Nur Rivaldi (2023) : PEMBERIAN NAFKAH KELUARGA DARI HASIL PENAMBANGAN EMAS DI KECAMATAN KUANTAN MUDIK MENURUT TINJAUAN HUKUM ISLAM Penelitian ini dilatar belakangi oleh menipisnya lapangan pekerjaan dan juga masih banyaknya pengangguran membuat persepsi tentang nafkah itu sendiri juga mengalami perubahan yang menyesuaikan perkembangan. Maka dari itu, masyarakat mulai mengembangkan alat untuk menambang emas yang mana bertujuan untuk menaikkan pendapatan emas perharinya dan alat inilah yang kemudian dikenal masyarakat sekitar dengan Dompeng. Namun dengan naiknya pendapatan emas perhari dengan menggunakan alat ini, menimbulkan masalah lain bagi lingkungan sungai. Adapun yang menjadi permasalahan dari penelitian ini adalah pertama, bagaimana pemberian nafkah keluarga dari hasil penambangan emas di kecamatan Kuantan Mudik, kedua, bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap penambangan emas di kecamatan Kuantan Mudik. Penelitian ini adalah penelitian yuridis sosiologis, karena didasarkan pada penelitian lapangan yaitu dengan mengumpulkan data dari observasi, wawancara, dan dokumentasi yang memiliki kaitannya dengan permasalahan yang mengggunakan analisis data deskriptif kualitatif, menghasilkan data deskriptif, dan disimpulkan dengan metode berfikir deduktif. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa nafkah dari hasil dompeng yang dilakukan masyarakat tidak sesuai dengan hukum Islam, disimpulkan bahwa, pertama, berpindahnya mata pencaharian utama yang sebelumnya merupakan petani karet menjadi pendompeng ini didasarkan pada pendapatan yang didapatkan dari hasil pendompengan lebih menjanjikan dibandingkan dengan bertani karet. Kedua, dilihat dari kaidah kepemilikan dan perizinan kegiatan pendompengan di kecamatan Kuantan Mudik tidak sesuai dengan konsep kepemilikan dalam Islam yang menyebutkan kalau sungai yang dijadikan tempat untuk pendompengan tersebut, merupakan suatu pemilikan negara yang tidak dapat dimiliki secara individu. Kata Kunci : Pemberian Nafkah - Penambangan Emas

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: fasih -
Date Deposited: 12 Dec 2023 06:43
Last Modified: 12 Dec 2023 06:43
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/76038

Actions (login required)

View Item View Item