Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

STATUS UANG HANTARAN SEBAGAI MAHAR DI DAERAH KOTA BHARU NEGERI KELANTAN MENURUT HUKUM ISLAM

NIK AHMAD LUQMAN BIN NIK HASSAN, - (2023) STATUS UANG HANTARAN SEBAGAI MAHAR DI DAERAH KOTA BHARU NEGERI KELANTAN MENURUT HUKUM ISLAM. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (946kB)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI NIK AHMAD LUQMAN BIN NIK HASSAN.pdf

Download (9MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Nik Ahmad Luqman Bin Nik Hassan (2023): STATUS UANG HANTARAN SEBAGAI MAHAR DI DAERAH KOTA BHARU NEGERI KELANTAN MENURUT HUKUM ISLAM Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dua pemberian berbeda yang wujud dalam masyarakat di daerah Kota Bharu, negeri Kelantan yaitu pertama adalah pemberian mahar dan kedua adalah pemberian yang muncul dari adat yaitu pemberian uang hantaran. Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah pertama, bagaimana pelaksanaan uang hantaran di daerah Kota Bharu, negeri Kelantan, kedua, apakah faktor pendukung dan penghambat terhadap pelaksanaan uang hantaran di daerah Kota Bharu, negeri Kelantan dan ketiga, bagaimana pelaksanaan uang hantaran di daerah Kota Bharu, negeri Kelantan menurut maqasid syariah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan uang hantaran di daerah Kota Bharu, negeri Kelantan faktor pendukung dan penghambat terhadap pelaksanaan uang hantaran serta pelaksanaan uang hantaran menurut maqasid syariah mengenai tradisi memberikan uang hantaran. Penelitian ini adalah penelitian sosiologis hukum Islam yang dilaksanakan dengan menggunakan metode diskriptif kualitatif melalui kajian lapangan (field research) yang dilaksanakan di daerah kota Bharu negeri Kelantan. Sumber data penelitian ini adalah data primer yang diperoleh secara lansgung dari responden yaitu hasil observasi dan wawancara dari Jabatan Mufti Kerajaan Negeri Kelatan, dan bahagian Pentadbiran Undang-Undang Keluarga, serta pengantin yang telah menjalani tradisi pemberian uang hantaran dan data sekunder diperoleh dari buku-buku, artikel yang ada hubungannya dengan penelitian ini. Hasil penelitian ini adalah bahwa pemberian uang hantaran kepada calon istri adalah dibolehkan selama ia tidak membebankan pihak laki-laki dengan uang hantaran yang terlalu tinggi. Pemberian uang hantaran ini juga dinilai telah sesuai berdasarkan konsep dari maqashid syariah yang dikenal dengan dharuriyat, kulliyat dan zhanni, Maka dari itu bisa dikatakan bahwa uang hantaran tidak bertentangan dengan hukum Islam, dan demi memenuhi keperluan maka uang hantaran diperbolehkan oleh hukum Islam. Kata Kunci: Uang Hantaran, Adat dan Mahar

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.5 Etika Islam, Praktik Keagamaan > 297.577 Perkawinan Menurut Islam, Pernikahan Menurut Islam, Munakahat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: fasih -
Date Deposited: 15 Nov 2023 07:09
Last Modified: 15 Nov 2023 07:09
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/75738

Actions (login required)

View Item View Item