TELAAH TERHADAP FATWA YUSUF AL-QARDHAWI TENTANG BANK AIR SUSU IBU DAN KONSEKWENSINYA TERHADAP LARANGAN PERKAWINAN KARENA SEPERSUSUAN

Winda Alisriani, (2011) TELAAH TERHADAP FATWA YUSUF AL-QARDHAWI TENTANG BANK AIR SUSU IBU DAN KONSEKWENSINYA TERHADAP LARANGAN PERKAWINAN KARENA SEPERSUSUAN. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Sarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2011_2011131.pdf

Download (618kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul “ TELAAH TERHADAP FATWA YUSUF AL QARDHAWI TENTANG BANK AIR SUSU IBU DAN KONSEKWENSINYA TERHADAP LARANGAN PERKAWINAN KARENA SEPERSUSUAN”. DR. Yusuf Al-Qardhawi atau yang populer dengan sebutan Yusuf Al Qardhawi seorang mufti dan ulama besar kontemporer, beliau dilahirkan di negeri Mesir tanggal 9 September 1926. Yusuf Al-Qardhawi adalah seorang ulama yang sangat produktif dalam berkarya dan menulis, sudah pulahan karya dan buku-buku yang sudah beliau hasilkan dan sebagain besar sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, salah satu karya terbesar beliau adalah buku Fatawa Muashirah yang terdiri dari tiga jilid dan sudah diterbitkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul Fatwa-Fatwa Kontemporer. Salah satu diantara persoalan kontemporer dalam karya tersebut adalah fatwa Yusuf Al-Qardhawi tentang Bank Air Susu Ibu dan konsekwensinya terhadap larangan perkawinan karena sepersusuan, yang selanjutnya menjadi judul dari penelitian ini. Adapun yang menjadi permasalahan dalam skripsi ini adalah, pertama, bagaimana fatwa Yusuf Al-Qardhawi tentang bank air susu ibu, kedua, metode istinbath apa yang digunakan Yusuf Al-Qardhawi tentang bank air susu Ibu, ketiga, bagaimana konsekwensi terhadap larangan perkawinan karena sepersusuan menurut Yusuf Al-Qardhawi. Penelitian ini adalah adalah penelitian studi tokoh. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kepustakaan (library research). Adapun sumber data pada penelitian ini dikategorikan kepada data sekunder yaitu data primer dan data sekunder. Data primer adalah karya-karya yang ditulis oleh Yusuf Al-Qardhawi yaitu, Fatawa Muashirah, Sedangkan sumber data sekunder adalah data yang didapat dari literatur-literatur dan buku-buku serta dokumen-dokumen yang berhubungan dengan penelitian. Maka data tersebut akan penulis bahas dengan menggunakan metode metode sebagai berikut: Deduktif Yaitu pengkajian kaidah-kaidah umum, kemudian dianalisa, dan diperoleh kesimpulan secara khusus. Deskriptif yaitu menggambarkan secara mendetail data yang diperoleh untuk selanjutnya dianalisa. Conten analisis yaitu suatu analisis data secara ilmiah tentang isi dari sebuah pesan suatu komunikasi, metode ini penulis gunakan untuk menganalisis data yang telah disajikan yang akhirnya terdapat suatu kesimpulan. Penelitian ini memberikan kesimpulan sebagai berikut: Yusuf Al-Qardhawi menyatakan bahwa dia tidak menjumpai alasan untuk melarang diadakannya “bank air susu ibu.” Asalkan bertujuan untuk mewujudkan mashlahat syar’iyhah yang kuat dan untuk memenuhi keperluan yang wajib dipenuhi. Dan tidak mengakibatkan haramnya melakukan perkawinan, adapun sifat susuan yang mengharamkan adalah apabila bayi menyusui langsung dengan ibu yang menyusuinya, metode istinbath yang di gunakan Yusuf al- Qardhawi adalah metode tawassuth wal i’tidal. Sedangkan apabila seseorang meminum susu seorang wanita melalui bejana, atau dituangkan ke mulutnya atau hidung atau telinganya, maka itu semua tidak berdampak mengharamkan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.1 Sumber-sumber Agama Islam, Kitab Suci Agama Islam > 297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: Feni Marti Adhenova
Date Deposited: 12 Jan 2016 07:47
Last Modified: 12 Jan 2016 07:47
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/754

Actions (login required)

View Item View Item