Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

PENERAPAN HAK REHABILITASI PSIKOLOGIS BAGI KORBAN TINDAK PIDANA PERKOSAAN DI TINGKAT PENYIDIKAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 31 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN SAKSI DAN KORBAN

PUTRI „ALAL QOSIMAH, - (2023) PENERAPAN HAK REHABILITASI PSIKOLOGIS BAGI KORBAN TINDAK PIDANA PERKOSAAN DI TINGKAT PENYIDIKAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 31 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN SAKSI DAN KORBAN. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
GABUNGAN SKRIPSI KECUALI BAB IV.pdf

Download (2MB) | Preview
[img] Text (BAB IV)
BAB IV PEMBAHASAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Putri „Alal Qosimah, (2023): Penerapan Hak Rehabilitasi Psikologis Bagi Korban Tindak Pidana Perkosaan Di Tingkat Penyidik Berdasarkan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Saksi dan Korban Perlindungan Korban dan Saksi yang dibentuk oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan korban (LPSK) yang mana setiap daerah diberi unit untuk menyelesaikan kasus perlindungan saksi dan korban di daerah khususnya di Pekanbaru yaitu UPT Perlindungan Perempuan dan Anak. Dengan terbentuknya Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan korban pada Pasal 5 ayat (1) sebagai dasar hukum. Dimana tim penyidik berpendapat bahwa masih banyak saksi dan korban dari tindak pidana perkosaan belum mendapatkan informasi mengenai sosialisasi dari pihak Dinas Pemberdayaaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Provinsi Riau Tujuan dari penelitian ini adalah agar tim penyidik Polresta Pekanbaru memberikan upaya agar korban tindak pidana perkosaan mendapatkan perlindungan dan hak mendapatkan rehabilitasi Psikologis.oleh sebab itu LPSK berwenang dalam upaya perlindunan korban dan saksi melalui Lembaga yang berkaitan dengan perempuan dan anak.tentu saja ini menjadi kendala yang belum teratasi dengan baik oleh tim penyidik. Metode Penelitian ini adalah penelitian Hukum Sosiologis yaitu penelitian yang dilakukan dengan mengadakan identifikasi pelaksanaan hukum dengan melihat efektivitas penerapan hak rehabilitasi psikologis bagi saksi dan korban di masyarakat. Sifat dalam penelitian ini yaitu Deskriptif analisis data dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling serta penarikan kesimpulan secara induktif. Dalam penyelesaian kasus pekosaan, tim penyidik berperan penting dalam penanganan kasus dalam penyelidikan. Namun LPSk belum membuka kantor perwakilannya untuk melakukan sosialisasi secara meneluruh terhadap saksi dan korban tindak pidana perkosaan. LPSK hanya bekerja sama dengan lembaga yng berkaitan terhadap kasus perkosaan terhadap perempuan dan anak melalui lembaga pemerintahan seperti UPT Perlindungan Perempuan dan Anak. Oleh karna itu tim penyidik dan lembaga UPT PPA melakukan evaluasi terhadap Sosialisasi perlindungan terhadap Saksi dan Korban. Kata Kunci: Penegakan, Perlindungan, Penyidik, Rehabilitasi, Psikologis

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 340 Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: fasih -
Date Deposited: 05 Oct 2023 03:48
Last Modified: 05 Oct 2023 03:48
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/75397

Actions (login required)

View Item View Item