PERWAKAFAN TANAH MILIK (FAKTOR-FAKTOR SERTIFIKASI DI KECAMATAN TAMBUSAI UTARA KABUPATEN ROKAN HULU)

Darma Bacsas, (2011) PERWAKAFAN TANAH MILIK (FAKTOR-FAKTOR SERTIFIKASI DI KECAMATAN TAMBUSAI UTARA KABUPATEN ROKAN HULU). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Sarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2011_2011127.pdf

Download (496kB) | Preview

Abstract

Judul skripsi ini adalah : PERWAKAFAN TANAH MILIK (Faktor-Faktor Sertifikasi di Kecamatan Tambusai Utara Kabupaten Rokan Hulu). Wakaf di samping untuk tujuan kegiatan ibadah dan sosial, peran wakaf juga memiliki kekuatan ekonomi yang berpotensi untuk memajukan kesejahteraan umum. Persoalan tentang tanah wakaf juga telah diatur, ditertibkan dan diarahkan sedemikian rupa sehingga benar-benar memenuhi hakekat dan tujuan dari pada perwakafan sesuai ajaran Agama Islam. Dan ditempatkan dalam proporsi yang sebenarnya sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. Akan tetapi dalam prakteknya sendiri dilapangan masih sering terjadi peristiwa yang mengisyaratkan banyaknya tanah-tanah wakaf menjadi tanah-tanah untuk kepentingan pribadi. Karena sebagian besar dari tanah-tanah wakaf tersebut belum didaftarkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dan belum memenuhi persyaratan dan prosedur pendaftaran serta pensertifikasian sesuai ketentuan. Sehingga belum ada kepastian hukum. Kecamatan Tambusai Utara terletak di wilayah Kabupaten Tingkat II Rokan Hulu dan merupakan salah satu daerah yang masih banyak belum terdaftarnya dan belum disertifikasinya tanah-tanah wakaf. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor penyebab tidak disertifikasinya tanah wakaf di Kecamatan Tambusai Utara Kabupaten Rokan Hulu. Metode penelitian yang digunakan tekhnik analisa deskriptif kualitatif dimana setelah data-data terkumpul dengan sedemikian rupa data tersebut diklasifikasikan kedalam kategori-kategori berdasarkan dari jenis data yang ada. Data dikumpulkan dari sumber lisan dan sumber tulisan. Sumber lisan didapat melalui observasi dan wawancara oleh peneliti dengan Pewakaf, Kepala Kantor Urusan Agama Tambusai Utara, Pewakaf, Pengurus tanah wakaf, Kades, Sekdes, dan lain-lain. Dan sumber tulisan melalui pengumpulan data tertulis seperti arsip-arsip, buku-buku, teori, dalil yang berhubungan dengan masalah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perwakafan tanah di Kecamatan Tambusai Utara dilakukan masyarakat tanpa melalui prosedur yang berlaku, melainkan dilakukan atas dasar kepercayaan semata antara para pihak yang berwakaf dan yang menerima wakaf. sehingga perwakafan tanah milik ini terjadi tanpa adanya sertifikasi tanah wakaf yang memiliki kekuatan hukum yang dapat dijadikan sebagai alat bukti otentik, jika dikemudian hari terjadi permasalahan yang tidak di inginkan, seperti tanah yang telah diwakafkan diambil kembali oleh pihak ahli waris atau ada juga yang dijual oleh pihak-pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan pewakaf tentang tata cara pelaksanaan dan pensertifikasian tanah wakaf, kurangnya kesadaran wakif untuk mendaftarkan tanahnya, rendahnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Nadzir wakaf, kurang memadainya peran serta instansi terkait dalam pembinaan mengenai pendaftaran dan sertifikasi tanah wakaf tersebut, serta kurangnya kerjasama antara PPAIW Kecamatan Tambusai Utara dan Nadzir di wilayah Kecamatan Tambusai Utara sehingga proses pensertifikasian tanah wakaf ini tidak dapat terlaksana dengan baik sebagaimana mestinya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: Feni Marti Adhenova
Date Deposited: 12 Jan 2016 07:44
Last Modified: 12 Jan 2016 07:44
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/751

Actions (login required)

View Item View Item