Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

PENGADAAN SARANA PRODUKSI PERTANIAN (SAPRODI) BADAN USAHA MILIK KAMPUNG DITINJAU DARI FIQH MUAMALAH (Studi Kasus Kampung Paluh Kecamatan Mempura Kabupaten Siak)

Ummu Zahrawani, Ummu (2023) PENGADAAN SARANA PRODUKSI PERTANIAN (SAPRODI) BADAN USAHA MILIK KAMPUNG DITINJAU DARI FIQH MUAMALAH (Studi Kasus Kampung Paluh Kecamatan Mempura Kabupaten Siak). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text (SKRIPSI GABUNGAN)
SKRIPSI GABUNGAN.pdf

Download (2MB) | Preview
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (536kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengelolaan dana badan usaha milik kampung terhadap unit usaha saprodi (sarana produksi pertanian) diBadan Usaha Milik Kampug Maju Jaya Kampung Paluh. Sarana produksi pertanian(saprodi) merupakan unit usaha jual beli alat-alat pertanian seperti angkong, tonjok sawit, dodos dan lain sebagainya. Unit ini disediakan untuk membantu pemasukan/pendapatan kampung. Permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimanapengadaansarana produksi pertanian (saprodibadan usaha milik kampung di kampung Paluhdan bagaimanapengadaan sarana produksi pertanian (saprodi)badan usaha milik kampung ditinjau darifiqh muamalah. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan praktik pengadaansarana produksi pertanian (saprodi)padaBadan Usaha Milik Kampug Maju Jaya dan untuk menjelaskan praktik pengadaan sarana produksi pertanian (saprodi) pada Badan Usaha Milik Kampug Maju Jaya bila ditinjau dari fiqh muamalah. Jenis penelitian yang dilakukan ini adalah field research yaitu penelitian lapangan yang terletak di Kampung Paluh Kecamatan Mempura Kabupaten Siak dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sampel penelitian ini adalah 1 orang ketua BUMKam dan 5 orang pembeli. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian yang didapatkan oleh peneliti bahwa praktik Pengadaan Sarana Produksi Pertanian (saprodi) Badan Usaha Milik Kampung Paluh berupa praktik jual beli yang menggunakan sistem kredit dimana pembeli sudah menerima barang sebagai objek jual beli, namun belum membayar harga, baik keseluruhan maupun sebagian, pembayaran dilakukan secara angsur sesuai dengan kesepakatan. Tentu harga pembelian secara cash dan kredit berbeda, namun perbedaannya tidak cukup besar hanya Rp. 10.000 saja jika membeli secara kredit. Sebagai syarat pembelian barang maka penjual meminta pembayarannya dilakukan dengan membayar uang muka terlebih dahulu jika mengambil barang yang cukup banyak dan jangka waktu pelunasan bisa sampai 5 bulan tanpa denda maupun biaya tambahan lainnya. Dan praktik Pengadaan Sarana Produksi Pertanian (saprodi) Badan Usaha Milik Kampung di tinjau dari Fiqh Muamalah yaitu praktik jual beli yang menggunakan sistem kredit di perbolehkan karena telah`memenuhi rukun serta syarat jual beli yang di anjurkan oleh syara’ dan menghindari jual beli yang didalamnya terdapat unsur riba.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Jual Beli, Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam), dan Sarana Produksi Pertanian (SAPRODI).
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam > 297.273 Islam dan Ilmu Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
Depositing User: fasih -
Date Deposited: 23 Jul 2023 05:52
Last Modified: 23 Jul 2023 05:53
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/74419

Actions (login required)

View Item View Item