ANALISA PERILAKU KONSUMSI JILBAB OLEHKOMUNITAS HIJABERS DIKOTA PEKANBARU DI TINJAU MENURUT PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM

Hibatul Husna, (2014) ANALISA PERILAKU KONSUMSI JILBAB OLEHKOMUNITAS HIJABERS DIKOTA PEKANBARU DI TINJAU MENURUT PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
FM.pdf

Download (120kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (149kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (62kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (209kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (118kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (10kB) | Preview
[img]
Preview
Text
EM.pdf

Download (14kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berjudul “ANALISA PERILAKU KONSUMSI JILBAB OLEH KOMUNITAS HIJABERS DI KOTA PEKANBARU DI TINJAU MENURUT PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM”. Penelitian ini bersifat penelitian lapangan (Field Research) di Komunitas Hijabers Kota Pekanbaru Jalan Pinang Merah Simpang Tiga Pekanbaru Riau. Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah, perkembangan jilbab yang telah berkembang pesat saat ini memunculkan beraneka ragam model serta jenis-jenis jilbab yang bervariasi sehingga menjadi salah satu pemicu munculnya komunitas-komunitas Hijabers yang identik dengan kemampuan kreatif mereka dalam mengenakan jilbab. Dengan tingginya keinginan konsumen membuat pola konsumsi juga berubah. Dulu jilbab yang hanya dimanfaatkan sebagai penutup aurat dalam syariat islam, saat ini jilbab sering dialih fungsikan hanya menjadi salah satu gaya berbusana agar tampak menarik. Kini jilbab tidak lagi dianggap sebagai sebuah kebutuhan tetapi dianggap sebagai sebuah trend. Padahal dalam agama islam wanita diwajibkan memakai jilbab ketika sudah mencapai umur (baligh). Permasalahan dalam penelitian ini adalah, Apa saja Faktor-Faktor yang mempengaruhi Komunitas Hijabers dalam Mengkonsumsi Jilbab di Kota Pekanbaru, Bagaimana Analisa Perilaku Konsumsi Jilbab oleh Komunitas Hijabers di Kota Pekanbaru, Dan Bagaimana Perilaku Konsumsi Jilbab oleh Komunitas Hijabers di Kota Pekanbaru Menurut Perspektif Ekonomi Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa perilaku konsumsi jilbab oleh komunitas hijabers di kota pekanbaru di tinjau menurut perspektif ekonomi islam. Yang menjadi subjek dalam penelitian ini anggota komunitas hijabers kota pekanbaru, sedangkan yang menjadi objek adalah Bagaimana Analisa Perilaku Konsumsi Jilbab oleh Komunitas Hijabers di Kota Pekanbaru di Tinjau menurut perspektif Ekonomi Islam, populasi dalam penelitian ini adalah komunitas hijabers kota pekanbaru dengan jumlah 100 orang, sedangkan sampel adalah himpunan bagian/sebagain dari populasi. Dari populasi yang ada maka peneliti mengambil sebanyak 50% atau 50 orang dengan menggunakan metode Purposive Sampling yaitu sampel dipilih dengan cermat sehingga relevan dengan rancangan penelitian. Teknik-teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini wawancara, angket secara langsung dengan Anggota Komunitas Hijabers kota Pekanbaru di tambah dengan literatur yang berhubungan dengan penelitian ini. Analisa yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah analisa deskriptif kualitatif . Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan. Maka penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi Komunitas Hijabers di Kota Pekanbaru dalam mengkonsumsi jilbab adalah karena tidak ingin ketinggalan zaman, ingin mempercantik diri, ingin tampil lebih modis, dan agar orang yang memakai jilbab tidak dianggap membosankan. Padahal jilbab sebenarnya bukanlah mode akan tetapi bukan pula di tujukan mempercantik diri akan tetapi jilbab dikenakan untuk menjaga kehormatan dan harga diri perempuan. Hal ini terlihat dari bentuk pakaian yang longgar sehingga tidak memperlihatkan lekuk tubuh pemakainya. Komunitas Hijabers merupakan salah satu wadah atau tempat yang di jadikan sebagai pedoman dalam hal akhlak dan moral wanita muslimah. Analisa perilaku konsumsi jilbab oleh komunitas hijabers di kota pekanbaru yaitu masih minim nya dalam memahami kriteria jilbab yang sesuai dengan syariat islam. Makna jilbab yang di jelaskan oleh responden adalah jilbab yang dapat menutup aurat. Pada kenyataannya jilbab hanya dianggap sebagai sebuah aturan bukan lagi sebuah kebutuhan. Menurut perspektif ekonomi Islam perilaku konsumsi jilbab oleh komunitas hijabers di kota pekanbaru tidak sesuai dengan prinsip-prinsip konsumsi dalam Islam. Jika dihubungkan dengan prinsip konsumsi Islam yang ada, yaitu keadilan dan kehalalan, kebersihan, kesederhanaan, murah hati dan juga moralitas. Prinsip yang paling dominan dilanggar oleh Komunitas Hijabers Kota Pekanbaru adalah prinsip kesederhanaan dan moralitas, karena apa yang mereka konsumsi dalam hal tren jilbab tidak sepenuhnya sesuai dengan syari’at Islam, cenderung kepada Israf (Pemboros), Tabzir, kebakhilan, kekikiran dan berlebih-lebihan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 330 Ilmu Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Feni Marti Adhenova
Date Deposited: 17 Sep 2016 06:47
Last Modified: 17 Sep 2016 06:47
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/7423

Actions (login required)

View Item View Item