RELEVANSI PEMIKIRAN YUSUF AL-QARDHAWI TENTANG ASURANSI TERHADAP EKSISTENSI ASURANSI JIWA SYARIAH DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM

Siti Rokayah, (2014) RELEVANSI PEMIKIRAN YUSUF AL-QARDHAWI TENTANG ASURANSI TERHADAP EKSISTENSI ASURANSI JIWA SYARIAH DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
FM.pdf

Download (185kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (91kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (103kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (271kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (137kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (17kB) | Preview
[img]
Preview
Text
EM.pdf

Download (20kB) | Preview

Abstract

Judul Skripsi ini adalah “Relevansi Pemikiran Yusuf al-Qardhawi tentang Asuransi Terhadap Eksistensi Asuransi Jiwa Syariah dalam Perspektif Ekonomi Islam”. Latar belakang skripsi ini adalah pendapat Yusuf al Qardhawi yang tidak membolehkan asuransi jiwa, yang ia fatwakan pada tahun 60-an, dimana ketika itu asuransi jiwa syariah belum berkembang. Kemudian pada akhir-akhir ini asuransi jiwa syariah terus berkembang tanpa ada fatwa terbaru dari Yusuf al-Qardhawi yang lebih tegas mengharamkan asuransi jiwa syariah. Permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana pemikiran Yusuf al Qardhawi tentang asuransi? Bagaimana relevansi pemikiran Yusuf al-Qardhawi tentang asuransi terhadap eksistensi asuransi jiwa syariah? serta bagaimana analisa ekonomi Islam terhadap pemikiran tersebut?. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research), dengan menggunakan data sekunder dari buku Halal dan Haram dalam Islam dan literature lain yang ia tulis, dan dari buku-buku yang berkaitan dengan penelitian. Sedangkan analisa datanya adalah dengan menggunakan content analysis (analisis isi). Berdasarkan penelitian, Penulis berkesimpulan bahwa Yusuf al-Qardhawi tidak mengharamkan asuransi secara mutlak. Yusuf al-Qardhawi membolehkan asuransi jiwa jika terhindar dari sebab-sebab yang mengharamkannya. Yusuf al Qardhawi membiarkan asuransi jiwa syariah terus berkembang tanpa adanya fatwa terbaru beliau yang secara tegas melarang asuransi jiwa syariah. Oleh karena itu, menurut tinjauan Ekonomi Islam larangan Yusuf al-Qardhawi tentang asuransi jiwa merupakan bentuk kehati-hatian beliau dalam berfatwa. Sehingga dapat memberikan peringatan terhadap ulama lain untuk berfatwa khususnya mengenai asuransi jiwa syariah dan begitu juga terhadap lembaga asuransi syariah untuk berhati-hati dalam mengaplikasikan produk-produk asuransi jiwa dan benar-benar sesuai dengan syariah untuk kemaslahatan umat manusia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 330 Ilmu Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Feni Marti Adhenova
Date Deposited: 17 Sep 2016 06:38
Last Modified: 17 Sep 2016 06:38
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/7417

Actions (login required)

View Item View Item