PENGASUHAN ANAK SETELAH PERCERAIAN DALAM TRADISI MATRILINEAL MENURUT HUKUM ISLAM (STUDI DI KECAMATAN BANGKINANG SEBERANG KABUPATEN KAMPAR)

Damsir, (2011) PENGASUHAN ANAK SETELAH PERCERAIAN DALAM TRADISI MATRILINEAL MENURUT HUKUM ISLAM (STUDI DI KECAMATAN BANGKINANG SEBERANG KABUPATEN KAMPAR). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Sarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2011_2011100.pdf

Download (442kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul “Pengasuhan Anak Setelah Perceraian pada masyarakat Matrilineal Menurut Hukum Islam di Kecamatan Bangkinang Seberang Kabupaten Kampar”. Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya perbedaaan dalam prinsip antara ajaran Islam dengan norma adat sehingga sukar untuk dibayangkan bagaimana ajaran Islam terlaksana dalam masyarakat yang bercorak matrilineal ini. Namun masyarakat Bangkinang Seberang sendiri tidak merasakan adanya perbedaan dan pertentangan seperti yang dikatakan atau anggapan kebanyakan orang diluar suku yang bercorak matrilineal. Masyarakat Bangkinang Seberang malah menganggap hal itu telah menyatu dalam kehidupan mereka yang tercermin dalam tekad dan pernyataan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pengasuhan anak setelah perceraian di Kecamatan Bangkinang Seberang, faktor hambatan ibu dalam pengasuhan anak setelah perceraian pada masyarakat matrilineal, dan bagaimana tinjauan hukum Islam tentang pengasuhan anak setelah perceraian pada masyarakat matrilineal di Kecamatan Bangkinang Seberang. Adapun bentuk penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif artinya data tersebut adalah berasal dari data yang diperoleh apa adanya di lapangan dan dipaparkan apa adanya dalam bentuk penjelasan dan kebijakan. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah keluarga yang bercerai yang ada di Bangkinang karena jumlahnya tidak diketahui secara pasti, maka diambil sampel sebanyak 50 keluarga yang bercerai dengan teknik furposife sampling dengan maksud bahwa penulis mengambil responden dari keluarga yang bercerai yang sudah ditentukan. Kemudian untuk mengumpulkan data penulis menggunakan teknik observasi, wawancara, dan angket. Perlu untuk diketahui bahwa sebelum penulis turun kelapangan untuk mewawancarai responden, maka penulis terlebih dahulu membuat pedoman format wawancara, yang berguna agar dalam wawancara responden tidak menyimpang dari fokus penelitian yang telah ditentukan. Setelah semua data-data dapat terkumpul maka penulis meneruskan pada menganalisa data penelitian dengan teliti berdasarkan indikator penelitian dan disesuaikan dengan apa adanya yang telah disampaikan oleh pendapat dari responden. Berdasarkan hasil penelitian, penulis berkesimpulan bahwa pelaksanaan pengasuhan anak dan nafkah setelah perceraian lebih di titik beratkan kepada ibu, yang mana pihak bapak lebih banyak mengabaikan tanggung jawabnya dalam nafkah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.5 Etika Islam, Praktik Keagamaan > 297.577 Perkawinan Menurut Islam, Pernikahan Menurut Islam, Munakahat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: Feni Marti Adhenova
Date Deposited: 12 Jan 2016 07:33
Last Modified: 12 Jan 2016 07:33
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/740

Actions (login required)

View Item View Item