Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

KONSEP SAFAR DAN RUKHSAH DALAM PERJALANAN MENURUT TAFSIR IBNU KATSIR DAN TAFSIR AL-AZHAR

Muhammad Alfi, Alfi (2023) KONSEP SAFAR DAN RUKHSAH DALAM PERJALANAN MENURUT TAFSIR IBNU KATSIR DAN TAFSIR AL-AZHAR. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text (SKRIPSI GABUNGAN)
SKRIPSI GABUNGAN.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text (BAB V)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (814kB)

Abstract

Skripsi ini berjudul “Konsep Safar dan Rukhsah dalam perjalanan Menurut Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Buya Hamka.” Pada zaman sekarang, manusia tidak terlepas dari melakukan perjalanan atau safar. Tidak banyak orang yang mengetahui bahwa safar merupakan salah satu perintah Allah yang terdapat dalam Al-Qur’an. Namun sering kali safar dijadikan alasan keadaan darurat untuk meninggalkan ibadah wajib. Padahal Allah telah memberi hadiah berupa keringanan dalam beribadah kepada orang yang bersafar. Hal itu mendorong penulis untuk mengemukakan bagaimana makna safar dan rukhsah dalam perjalanan menurut Ibnu Katsir sebagai ulama tafsir zaman dulu dan Buya Hamka sebagai ulama tafsir kontemporer. Jenis penelitian ini adalah perpustakaan yang bersifat deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan metode maudhu’i (tematik) yaitu membahas ayat-ayat Al-Qur’an sesuai dengan tema atau judul yang telah ditetapkan. Hasil dari penelitian ini adalah: Berdasarkan penafsiran Ibnu Katsir dan Buya Hamka terhadap ayat-ayat tentang safar, Ibnu Katsir berpendapat bahwa safar adalah melakukan perjalanan atau bepergian. Orang yang melakukan safar disebut dengan musafir. Perjalanan jauh ataupun dekat tetap sama-sama disebut dengan musafir. Sedangkan Makna safar menurut buya hamka adalah meninggalkan rumah untuk pergi keluar karna suatu urusan. Rukhsah adalah kebolehan untuk melakukan sesuatu yang awalnya dilarang karena dalam keadaan darurat. Diantara rukhsah yang didapatkan ketika melakukan perjalanan menurut Ibnu Katsir dan Buya Hamka adalah boleh tidak berpuasa ketika ramadhan, boleh menjama’ dan mengqashar shalat, Dan boleh bertayamum jika tidak ada air. Rukhsah adalah sedekah dari Allah bagi orang yang melakukan perjalanan, jadi tidak boleh menolak sedekah yang diberikan Allah SWT.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Konsep, Safar, Rukhsah
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir
Depositing User: fushu -
Date Deposited: 17 Jul 2023 07:21
Last Modified: 17 Jul 2023 07:21
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/73615

Actions (login required)

View Item View Item