Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

TINJAUAN FIKIH MUAMALAH TENTANG PELAKSANAAN BAYAR ADAT TERHADAP MALAKOK (Studi Kasus di Kenagarian Ujung Gading Kabupaten Pasaman Barat)

Farid Wajdi, Farid (2023) TINJAUAN FIKIH MUAMALAH TENTANG PELAKSANAAN BAYAR ADAT TERHADAP MALAKOK (Studi Kasus di Kenagarian Ujung Gading Kabupaten Pasaman Barat). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text (SKRIPSI GABUNGAN)
SKRIPSI GABUNGAN.pdf

Download (2MB) | Preview
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Updated Version
Restricted to Repository staff only

Download (485kB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya seorang pendatang yang ingin menetap di suatu daerah, yang memiliki suatu kebiasaan atau tradisi bagi setiap pendatang diharuskan melakukan bayar adat jika tidak akan mendapat konsekuensi yang berlaku sesuai aturan adat daerah tersebut. Masalah yang diteliti adalah Bagaimana Pelaksanaan Bayar Adat Terhadap Malakok di Tamiang Kenagarian Ujung Gading Kabupaten Pasaman Barat, Bagaimana Tinjauan Fikih Muamalah Tentang Pelaksanaan Bayar Adat Terhadap Malakok di Tamiang Kenagarian Ujung Gading Kabupaten Pasaman Barat. Adapun tujuan penelitian adalah menjawab masalah yang di teliti. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field research) untuk mengetahui jawaban-jawaban di atas. lokasi di Tamiang Kenagarian Ujung Gading, yang mana dengan jumlah informan sebanyak 5 orang yang terdiri dari 1 penghulu, 1 tokoh adat, 1 tokoh agama dan 2 orang pendatang. Asal data primer penelitian ini diperoleh langsung di lapangan dengan metode observasi, serta wawancara. Sedangkan metode analisa yang dipergunakan merupakan metode analisis naratif kualitatif, yaitu selesainya data terkumpul, maka diklarifikasikan pada pemaparan serta penjelasan. Hasil penelitian, dari pelaksanaan bayar adat yang dilakukan oleh pedatang dengan penghulu terdapat transaksi di dalamnya yaitu berupa penyerahan uang dengan nominal yang sudah di tentukan. Transaksinya tersebut belum diketahui sah atau tidak. Ditinjau dari fikih muamalah suatu kebiasaan (urf) yang membawa kepada kemaslahatan bagi manusia itu di perbolehkan selama tidak ada dalil yang melarangnya. Sesuai juga dengan kaedah fikih “al-adatumuhakkamah” yaitu suatu kebiasaan bisa menjadi landasan hukum selama tidak bertentangan dengan dalil Al-Qur’an dan Hadist. Berdasarkan kaidah tersebut pelakasanaan bayar adat terhadap malakok di Tamiang Kenagarian Ujung Gading Kabupaten Pasaman Barat di perbolehkan karena suatu kebiasaan yang terjadi sudah berulang-ulang sejak zaman dahulu selama tidak bertentangan dengan hukum islam bisa dijadikan sebagai landasan hukum. Dan tujuannya untuk mengatur masyarakat sesuai dengan aturan adat yang berlaku dan agar masyarakat tidak menyimpang dari aturan-aturan tersebut

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kebiasaan ( urf ), Malakok, Transaksi
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
Depositing User: fasih -
Date Deposited: 17 Jul 2023 06:54
Last Modified: 17 Jul 2023 06:54
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/73613

Actions (login required)

View Item View Item