“TRADISI PEMISAHAN SUAMI ISTRI SETELAH AKAD SEBELUM SERAH TERIMA SECARA ADAT DITINJAU MENURUT HUKUM KELUARGA ISLAM (Studi kasus di DesaGunungBungsuKec. XIII Koto Kampar Kab. Kampar)”

Zulfahri, (2015) “TRADISI PEMISAHAN SUAMI ISTRI SETELAH AKAD SEBELUM SERAH TERIMA SECARA ADAT DITINJAU MENURUT HUKUM KELUARGA ISLAM (Studi kasus di DesaGunungBungsuKec. XIII Koto Kampar Kab. Kampar)”. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
fm.pdf

Download (253kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (96kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (42kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (141kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (157kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (19kB) | Preview
[img]
Preview
Text
em.pdf

Download (24kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul Tradisi Pemisahan Suami Istri Setelah Akad Sebelum Serah Terima Secara Adat Di Tinjau Menurut Hukum Keluarga Islam (Studi kasus di Desa Gunung Bungsu Kec. XIII Koto Kampar Kab. Kampar). Pemilihan judul dilatarbelakangi oleh maraknya diskusi-diskusi seputar relasi Islam dan adat istiadat di lingkungan masyarakat Desa Gunung Bungsu. Masalah ini semakin mencuat ke permukaan dimana adat istiadat menjadi suatu tradisi yang mendarah daging yang tidak bisa di tinggalkan di kalangan masyarakat Desa Gunung Bungsu. Diantara beberapa pendapat yang berkembang seputar masalah ini adalah adanya simpang siur tentang persesuaian antara adat dengan hukum Islam. Hal ini menuai berbagai kritikan tajam dan juga sambutan hangat dari berbagai pihak. Inilah menjadi daya tarik yang membuat penulis ingin meneliti lebih lanjut bagaimana pandangan hukum Islam terhadap pemisahan suami istri setelah akad sebelum serah terima secara adat yang menurut penulis merupakan sesuatu yang menarik , selain itu juga belum pernah dibahas dan diteliti di Desa Gunung Bungsu. Adapun permasalahan yang dapat dirumuskan untuk dicarikan jawabannya dalam skripsi ini adalah: 1. Bagaimana tradisi masyarakat Desa Gunung Bungsu tentang pemisahan suami istri setelah akad sebelum serah terima secara adat dan apa sanksi bagi yang melanggar? 2. Bagaimana respon pasangan yang baru menikah terhadap tradisi tersebut? 3. Bagaimana tinjauan hukum Islam mengenai pemisahan suami istri setelah akad sebelum serah terima secara adat? Dalam penelitian ini penulis melakukan penelitian lapangan(field research)yaitu penelitian dengan cara mengamati dan meneliti keadaan langsung dilapangan atau berada langsung pada obyek penelitian. Dalam melakukan penelitian, peneliti terlibat langsung dilapangan di Desa Gunung Bungsu Kec. XIII Koto Kampar. Kab. Kampar guna mencari data yang peneliti perlukan dan dapat menjawab permasalahan yang peneliti ajukan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.5 Etika Islam, Praktik Keagamaan > 297.56 Etika Moral Islam dalam Hal Tertentu
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 15 Sep 2016 06:53
Last Modified: 15 Sep 2016 06:53
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/7360

Actions (login required)

View Item View Item