PERCERAIAN DI LUAR MAHKAMAH DAN DAMPAKNYA TERHADAP ISTRI DAN ANAK (Kajian Penyelesaian Kasus Di Mahkamah Rendah Syariah Kota Bharu Kelantan, Malaysia Ditinjau Menurut Hukum Islam)

Asmat Binti Zakaria, (2015) PERCERAIAN DI LUAR MAHKAMAH DAN DAMPAKNYA TERHADAP ISTRI DAN ANAK (Kajian Penyelesaian Kasus Di Mahkamah Rendah Syariah Kota Bharu Kelantan, Malaysia Ditinjau Menurut Hukum Islam). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
fm.pdf

Download (274kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 1.pdf

Download (145kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 2.pdf

Download (59kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 3.pdf

Download (170kB) | Preview
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (166kB)
[img]
Preview
Text
BAB 5.pdf

Download (19kB) | Preview
[img]
Preview
Text
em.pdf

Download (24kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul: “PERCERAIAN DI LUAR MAHKAMAH DAN DAMPAKNYA TERHADAP ISTRI DAN ANAK (Kajian Penyelesaian Kasus Di Mahkamah Rendah Syariah Kota Bharu Kelantan, Malaysia Ditinjau Menurut Hukum Islam)”. Adapun permasalahan dalam skripsi ini yaitu apa saja faktor-faktor penyebab terjadinya perceraian di luar mahkamah berdasarkan penyelesaian kasus di Mahkamah Rendah Syariah Kota Bharu Kelantan, bagaimana dampak perceraian yang terjadi di luar mahkamah terhadap istri dan anak dan bagaimana penyelesaian talak di luar Mahkamah Rendah Syariah Kota Bharu, Kelantan dalam perspektif hukum Islam. Dalam pengambilan data, peneliti menggunakan beberapa teknik yaitu, observasi, wawancara, angket dan analisis dokumen untuk mendapatkan bahan analisis. Data-data yang terkumpul tersebut bersumber kepada data primer yaitu data-data yang peneliti perolehi dari lapangan dan data sekunder yaitu data-data yang diperolehi dari buku-buku bacaan yang mempunyai hubungan dengan masalah yang diteliti. Setelah data terkumpul, kemudian dianalisa dengan menggunakan metode kualitatif. Di akhir penelitian penulis menyimpulkan bahwa faktor yang melatarbelakangi terjadinya perceraian di luar persidangan Mahkamah Rendah Syariah Kota Bharu, Kelantan adalah disebabkan oleh lafaz ta’liq oleh suami kepada istri, faktor emosional, faktor ekonomi, ketidakadilan suami dalam poligami, dan suami melakukan perselingkuhan. Perceraian di luar sidang Pengadilan yang dilakukan oleh sebagian masyarakat di Kota Bharu, Kelantan berdampak kepada tidak dibayarnya nafkah istri ketika iddah, berlakunya pengabaian terhadap nafkah anak-anak, proses perkara pengesahan daftar perceraian menjadi lambat dan mengambil masa yang lama untuk diselesaikan dan istri tidak bisa membuat permohonan kebenaran berkahwin setelah tamat tempoh iddah serta tidak bisa mendaftarkan kelahiran anak bagi istri yang diceraikan ketika mengandung. Dalam tinjauan fiqh perceraian di luar Pengadilan tetap dianggap sah karena tidak ada perintah dari nash untuk melakukan perceraian di Pengadilan, oleh karena pada dasarnya tetap berlaku akibat-akibat hukum perceraian seperti putusnya perkawinan, nafkah iddah dan nafkah anak. Dalam hukum positif di Malaysia khususnya di Kelantan kewenangan untuk memproses perceraian telah dilimpahkan oleh Negara kepada Pengadilan dengan demikian perceraian di luar sidang Pengadilan tidak diakui akibat hukum dari perceraian tersebut. Seperti kewajiban-kewajiban nafkah iddah dan nafkah anak.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.5 Etika Islam, Praktik Keagamaan > 297.56 Etika Moral Islam dalam Hal Tertentu
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 14 Sep 2016 12:37
Last Modified: 14 Sep 2016 12:37
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/7313

Actions (login required)

View Item View Item